Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Choose Language:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAERAH ALIRAN SUNGAI CISADANE BAGIAN TENGAH JAWA BARAT

270110170109
Fakultas Teknik Geologi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAERAH ALIRAN SUNGAI CISADANE BAGIAN TENGAH J...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Morfometri, DAS Cisadane, Jawa Barat

KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAERAH ALIRAN SUNGAI CISADANE BAGIAN TENGAH JAWA BARAT

270110170109
Fakultas Teknik Geologi
Indonesia
Abstrak

Daerah penelitian secara administratif terletak di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sampai Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis berada di 10636”41,02’ BT sampai 10646”25,6’ BT dan 616”17,11’ LS sampai 633”7,42’ LS. Objek yang di teliti dalam penelitian ini adalah sungai beserta karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik batuan Tersier dan Kuarter. Daerah penelitian terdiri dari 13 sub-DAS dan didominasi oleh batuan berumur Tersier. Dalam penelitian ini dilakukan metode yang meliputi analisis data, pengumpulan data sekunder, pengolahan data serta pembuatan laporan. Pola pengaliran yang terdapat di daerah penelitian adalah subdendritik dan subparalel. Analisis hasil perhitungan nisbah percabangan (Rb) dan nisbah Panjang (Rl) menunjukan rasio percabangan sungai tidak terpengaruh deformasi tektonik. Nilai kerapatan pengaliran (Dd) semakin besar nilai Dd suatu DAS maka litologi relative lebih lunak, sehingga angkutan sedimen yang terangkat akan lebih besar. Nisbah tekstur (Rt) diketahui bahwa sub-DAS Cisadane Bagian Tengah memiliki tekstur sangat kasar (<2) sampai kasar (2-4) dengan range nilai 0.25-2.95. Hasil perhitungan dapat dilihat bahwa sub-DAS batuan berumur Tersier memiliki nilai paling kecil dibandingkan dengan sub-DAS batuan berumur Kuarter. Nisbah kelonjongan (Re) dilihat berdasarkan klasifikasi rasio kelonjongan maka seluruh sub-DAS Cisadane masuk kedalam kategori more elongated karena memiliki nilai <0.5. Nilai kebundaran (Rc) sub-DAS batuan berumur Tersier dan Kuarter memiliki rata-rata nisbah kebundaran lebih besar dari 0.5 yang mengindikasikan bahwa sub-DAS ini memiliki bentuk agak membundar kemudian kenaikan muka air tinggi serta permeabilitas rendah. Nisbah bentuk (Rf) hasil perhitungan nisbah bentuk, didapati bahwa semua sub-DAS Cisadane berbentuk memanjang (lonjong) dikarenakan nilai Rf <0.7854.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranTidak tersedia
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
14 Juli 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Morfometri, DAS Cisadane, Jawa Barat
Abstrak
Daerah penelitian secara administratif terletak di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sampai Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis berada di 106&#61616;36”41,02’ BT sampai 106&#61616;46”25,6’ BT dan 6&#61616;16”17,11’ LS sampai 6&#61616;33”7,42’ LS. Objek yang di teliti dalam penelitian ini adalah sungai beserta karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik batuan Tersier dan Kuarter. Daerah penelitian terdiri dari 13 sub-DAS dan didominasi oleh batuan berumur Tersier. Dalam penelitian ini dilakukan metode yang meliputi analisis data, pengumpulan data sekunder, pengolahan data serta pembuatan laporan. Pola pengaliran yang terdapat di daerah penelitian adalah subdendritik dan subparalel. Analisis hasil perhitungan nisbah percabangan (Rb) dan nisbah Panjang (Rl) menunjukan rasio percabangan sungai tidak terpengaruh deformasi tektonik. Nilai kerapatan pengaliran (Dd) semakin besar nilai Dd suatu DAS maka litologi relative lebih lunak, sehingga angkutan sedimen yang terangkat akan lebih besar. Nisbah tekstur (Rt) diketahui bahwa sub-DAS Cisadane Bagian Tengah memiliki tekstur sangat kasar (<2) sampai kasar (2-4) dengan range nilai 0.25-2.95. Hasil perhitungan dapat dilihat bahwa sub-DAS batuan berumur Tersier memiliki nilai paling kecil dibandingkan dengan sub-DAS batuan berumur Kuarter. Nisbah kelonjongan (Re) dilihat berdasarkan klasifikasi rasio kelonjongan maka seluruh sub-DAS Cisadane masuk kedalam kategori more elongated karena memiliki nilai <0.5. Nilai kebundaran (Rc) sub-DAS batuan berumur Tersier dan Kuarter memiliki rata-rata nisbah kebundaran lebih besar dari 0.5 yang mengindikasikan bahwa sub-DAS ini memiliki bentuk agak membundar kemudian kenaikan muka air tinggi serta permeabilitas rendah. Nisbah bentuk (Rf) hasil perhitungan nisbah bentuk, didapati bahwa semua sub-DAS Cisadane berbentuk memanjang (lonjong) dikarenakan nilai Rf <0.7854.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository