Repository Universitas Padjadjaran
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS SMART WATERING UNPAD MODEL SWU01 MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN SWOT
Belum Login
Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS SM...
ALYA SENDETIANA
Perpustakaan Universitas Padjadjaran
Kata Kunci
Smart Watering, Fertigasi; Ekonomi Teknik, Kelayakan Finansial, Business Model Canvas (BMC), SWOT
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS SMART WATERING UNPAD MODEL SWU01 MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN SWOT
Abstrak
Smart Watering Unpad merupakan alat pengatur aliran fertigasi pada sistem hidroponik tanpa menggunakan listrik. Smart Watering Unpad merupakan produk inovasi baru sehingga perlu dilakukan analisis kelayakan finansial dan perumusan pengembangan usaha dengan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) dan SWOT. Smart Watering Unpad memiliki 2 jenis versi produk yang akan dibandingkan secara kelayakan finansial yaitu SWU01 versi Pot Biasa dan versi Pot Molding. Metode yang digunakan pada analisis kelayakan finansial ini adalah survei terhadap data biaya tetap, biaya variabel dan biaya investasi pada usaha produksi Smart Watering Unpad. Data hasil survei dihitung untuk mendapatkan Harga Pokok Produksi (HPP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Return on Investment (ROI), Benefit Cost Ratio (BCR), Break Even Point (BEP), dan Payback Period (PBP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kapasitas produksi Smart Watering Unpad versi Pot Biasa sebanyak 100 paket/bulan diperoleh HPP sebesar Rp958.789,76. Pada harga jual Rp1.200.000,00 diperoleh NPV sebesar Rp1.502.905.311,08; IRR sebesar 55,80%; ROI sebesar 177,83%; BCR 1,24; BEP sebesar 28 paket/bulan dan PBP pada bulan ke-2. Sedangkan pada hasil penelitian Smart Watering Unpad versi Pot Molding menunjukkan bahwa pada kapasitas produksi sebanyak 2.400 paket/bulan diperoleh HPP sebesar Rp470.544,39. Pada harga jual Rp1.200.000,00 diperoleh NPV sebesar Rp111.777.202.128,80; IRR sebesar 176,10%; ROI sebesar 185,61%; BCR sebesar 2,52; BEP sebesar 111 paket/bulan dan PBP pada bulan ke-1 sehingga kedua jenis versi dinyatakan layak secara finansial namun memiliki nilai IRR dan ROI yang terlalu tinggi dan PBP terlalu cepat dikarenakan harga jual produk yang terlalu tinggi dibandingkan dengan HPP sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari pengeluaran biaya investasi usaha. Selanjutnya dilakukan identifikasi elemen model bisnis melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC) yang dilanjutkan dengan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari setiap elemen BMC serta merumuskan strategi pengembangan usaha berdasarkan analisis Matriks SWOT. Dengan langkah tersebut dihasilkan 7 rumusan strategi pengembangan usaha yaitu Mengefisiensikan biaya produksi, Meningkatkan angka produksi dan menyesuaikan harga jual, Meningkatkan manajemen perusahaan dan produksi, Menjalin kerja sama dengan pihak eksternal, Pengembangan Produk, Pengembangan pasar, dan Pengembangan pemasaran produk.
Akses Berkas
Metadata
Cite This Paper
APA Style
Sendetiana , A. (2023). ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS SMART WATERING UNPAD MODEL SWU01 MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN SWOT. Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran
