Repository Universitas Padjadjaran
Model Erosi Dan Sedimentasi Melalui Analisis Soil And Water Assessment Tool (SWAT): Studi Kasus Sub-DAS Cikao, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat
Belum Login
Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Model Erosi Dan Sedimentasi Melalui Analisis Soil And Water Assessment...
Farda Ramdhan
Perpustakaan Universitas Padjadjaran
Kata Kunci
SWAT, sub-DAS Cikao, Erosi, Sedimentasi
Model Erosi Dan Sedimentasi Melalui Analisis Soil And Water Assessment Tool (SWAT): Studi Kasus Sub-DAS Cikao, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat
Abstrak
Penelitian ini dilakukan di sub-DAS Cikao yang terletak di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Sub-DAS Cikao merupakan bagian DAS Citarum yang menyumbang erositivitas paling tinggi untuk DAS Citarum. Hal ini diperkuat dengan adanya aktivitas pengerukan hasil sedimentasi di wilayah sungai tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui potensi laju erosi dan sedimentasi di sub-DAS Cikao untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pengelolaan wilayah sungai. Pada penelitian ini, analisis yang digunakan adalah model hidrologi Soil and Water Assessment Tool (SWAT). Model ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data iklim, hidrologi, penggunaan lahan, jenis tanah, dan kemiringan lereng. Hasil analisis menunjukan bahwa besar erosi di sub-DAS Cikao sebesar 845.7 ton/ha/tahun dan sedimentasi sebesar 653.62/ha/tahun. Tingkat erosi di sub-DAS Cikao terdiri dari kelas sangat ringan seluas 2041.99 ha, kelas ringan seluas 1956.03 ha, dan kelas sedang seluas 3027.32 ha. Sedangkan tingkat sedimentasi di sub-DAS Cikao terdiri dari kelas sangat rendah seluas 3004.02 ha, kelas rendah seluas 134.78 ha, kelas sedang seluas 131.62 ha, dan kelas sangat tinggi seluas 3754.92 ha.
Akses Berkas
Metadata
Cite This Paper
APA Style
Ramdhan , F. (2023). Model Erosi Dan Sedimentasi Melalui Analisis Soil And Water Assessment Tool (SWAT): Studi Kasus Sub-DAS Cikao, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran
