Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

TINGKAT KERAWANAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (F-AHP) PADA WILAYAH SUNGAI CIJALUPANG, SUB-DAS CITARIK HULU, PROVINSI JAWA BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Putra Ramadhan
270110180040
Fakultas Teknik Geologi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

TINGKAT KERAWANAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY...

Putra Ramadhan

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Banjir, F-AHP, Sistem Informasi Geografis (SIG), Sub-DAS Citarik Hulu

TINGKAT KERAWANAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (F-AHP) PADA WILAYAH SUNGAI CIJALUPANG, SUB-DAS CITARIK HULU, PROVINSI JAWA BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Putra Ramadhan
270110180040
Fakultas Teknik Geologi
Indonesia
Abstrak

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi dalam beberapa dekade terakhir dan telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan sosial ekonomi yang sangat negatif, terutama di Indonesia. Pemetaan tingkat potensi bahaya banjir merupakan salah satu elemen penting dalam perencanaan pembangunan yang tepat dan pelaksanaan upaya mitigasi bencana banjir pada Sub-DAS Citarik Hulu. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melakukan penilaian daerah rawan banjir dengan skala regional di DAS Citarik Hulu menggunakan teknik integrasi logika fuzzy dan Analytical Hierarchy Process (F-AHP) dengan Sistem Informasi Geografis (GIS). Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data sekunder yang merujuk pada studi literatur dan memiliki fokus pada faktor-faktor kerawanan banjir seperti curah hujan tahunan, elevasi, kemiringan lereng, jarak ke badan air, dan tata guna lahan. Faktor-faktor tersebut akan menghasilkan masing-masing peta sesuai bobotnya yang akan di-overlay untuk menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis menggunakan metode F-AHP, tingkat kerawanan banjir dibagi menjadi tiga kelas, yaitu tidak rawan dengan luas 161 Ha, kurang rawan dengan luas 2392 Ha, dan rawan dengan luas 4001 Ha. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa 61% dari total daerah penelitian tergolong rawan bencana banjir dengan luas lahan 4001 Ha.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranTidak tersedia
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
28 Agustus 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Banjir, F-AHP, Sistem Informasi Geografis (SIG), Sub-DAS Citarik Hulu
Abstrak
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi dalam beberapa dekade terakhir dan telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan sosial ekonomi yang sangat negatif, terutama di Indonesia. Pemetaan tingkat potensi bahaya banjir merupakan salah satu elemen penting dalam perencanaan pembangunan yang tepat dan pelaksanaan upaya mitigasi bencana banjir pada Sub-DAS Citarik Hulu. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melakukan penilaian daerah rawan banjir dengan skala regional di DAS Citarik Hulu menggunakan teknik integrasi logika fuzzy dan Analytical Hierarchy Process (F-AHP) dengan Sistem Informasi Geografis (GIS). Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data sekunder yang merujuk pada studi literatur dan memiliki fokus pada faktor-faktor kerawanan banjir seperti curah hujan tahunan, elevasi, kemiringan lereng, jarak ke badan air, dan tata guna lahan. Faktor-faktor tersebut akan menghasilkan masing-masing peta sesuai bobotnya yang akan di-overlay untuk menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis menggunakan metode F-AHP, tingkat kerawanan banjir dibagi menjadi tiga kelas, yaitu tidak rawan dengan luas 161 Ha, kurang rawan dengan luas 2392 Ha, dan rawan dengan luas 4001 Ha. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa 61% dari total daerah penelitian tergolong rawan bencana banjir dengan luas lahan 4001 Ha.

Cite This Paper

APA Style

Ramadhan , P. (2023). TINGKAT KERAWANAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (F-AHP) PADA WILAYAH SUNGAI CIJALUPANG, SUB-DAS CITARIK HULU, PROVINSI JAWA BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository