Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

ANALISIS KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DARI FORMULA SISTEM TRANSETOSOM 4-n-BUTILRESORSINOL

NABILAH AZKA NIHLAH
260110180106
Fakultas Farmasi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

ANALISIS KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DARI FORMULA SISTEM TRANSETOSOM 4...

NABILAH AZKA NIHLAH

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

4-n-Butilresorsinol,Transetosom,Nanopartikel,Transdermal

ANALISIS KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DARI FORMULA SISTEM TRANSETOSOM 4-n-BUTILRESORSINOL

NABILAH AZKA NIHLAH
260110180106
Fakultas Farmasi
Indonesia
Abstrak

4-n-Butilresorsinol (4nBR) merupakan senyawa turunan resorsinol yang memiliki aktivitas farmakologis sebagai inhibitor enzim tirosinase. Diantara zat aktif hidrokuinon, arbutin, dan asam kojic, 4nBR merupakan inhibitor tirosinase yang paling poten. Berdasarkan kemampuannya tersebut 4nBR berpotensi untuk dikembangkan menjadi sediaan farmasi topikal yaitu sebagai agen depigmentasi yang dapat mengatasi permasalah kulit berupa hiperpigmentasi dengan menghambat enzim produksi melanin. 4nBR memiliki sifat yang tidak stabil sehingga mudah teroksidasi, oleh karena itu dalam penelitian ini akan dibuat 4nBR yang terenkapsulasi dalam sistem nanopartikel yaitu transetosom yang merupakan modifikasi dari sistem etosom dan transfersom sehingga lebih banyak keunggulannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem transetosom sebagai sistem penghantaran dari 4nBR. Formulasi ini dibuat dengan kombinasi tween 80 dan span 80 sebagai surfaktan, etanol sebagai alkohol, dan soya lecitin sebagai pembentuk sistem vesikel bilayer. Transetosom 4nBr dibuat dengan metode dingin dengan konsentrasi formula optimal yang terdiri dari 0.1% 4nBR sebagai zat aktif dan eksipien berupa 5% soya lecitin, 0.5% tween 80, 1.5% span 80, 30% (F19) dan 40% (F20) etanol, dan ad aquadest. Karakterisasi formula optimal transetosom 4nBR berturut-turut yaitu ukuran partikel sebesar 247.9 nm dan 180.2 nm, indeks polidispersitas sebesar 0.225 dan 0.700, dan potensial zeta senilai -45 mV dan – 47.5 mV, %EE sebesar 97.75% dan 98.01%, dan uji stabilitas menunjukkan hanya pada F19 yang tidak ada perubahan secara organoleptik setelah 6 siklus. Kesimpulannya dari penelitian diatas didapatkan formula optimal yaitu F19-5% sebagai formula yang memenuhi karakteristik fisiko kimia sistem transetosom dan menunjukkan kestabilan yang baik.

Akses Berkas

AbstrakTidak tersedia
Daftar IsiTidak tersedia
Bab 1Tidak tersedia
Bab 2Tidak tersedia
Bab 3Tidak tersedia
Bab 4Tidak tersedia
Bab 5Tidak tersedia
Bab 6Tidak tersedia
LampiranTidak tersedia
Daftar PustakaTidak tersedia
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
11 Januari 2023
Status Publikasi
Tidak Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
4-n-Butilresorsinol,Transetosom,Nanopartikel,Transdermal
Abstrak
4-n-Butilresorsinol (4nBR) merupakan senyawa turunan resorsinol yang memiliki aktivitas farmakologis sebagai inhibitor enzim tirosinase. Diantara zat aktif hidrokuinon, arbutin, dan asam kojic, 4nBR merupakan inhibitor tirosinase yang paling poten. Berdasarkan kemampuannya tersebut 4nBR berpotensi untuk dikembangkan menjadi sediaan farmasi topikal yaitu sebagai agen depigmentasi yang dapat mengatasi permasalah kulit berupa hiperpigmentasi dengan menghambat enzim produksi melanin. 4nBR memiliki sifat yang tidak stabil sehingga mudah teroksidasi, oleh karena itu dalam penelitian ini akan dibuat 4nBR yang terenkapsulasi dalam sistem nanopartikel yaitu transetosom yang merupakan modifikasi dari sistem etosom dan transfersom sehingga lebih banyak keunggulannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem transetosom sebagai sistem penghantaran dari 4nBR. Formulasi ini dibuat dengan kombinasi tween 80 dan span 80 sebagai surfaktan, etanol sebagai alkohol, dan soya lecitin sebagai pembentuk sistem vesikel bilayer. Transetosom 4nBr dibuat dengan metode dingin dengan konsentrasi formula optimal yang terdiri dari 0.1% 4nBR sebagai zat aktif dan eksipien berupa 5% soya lecitin, 0.5% tween 80, 1.5% span 80, 30% (F19) dan 40% (F20) etanol, dan ad aquadest. Karakterisasi formula optimal transetosom 4nBR berturut-turut yaitu ukuran partikel sebesar 247.9 nm dan 180.2 nm, indeks polidispersitas sebesar 0.225 dan 0.700, dan potensial zeta senilai -45 mV dan – 47.5 mV, %EE sebesar 97.75% dan 98.01%, dan uji stabilitas menunjukkan hanya pada F19 yang tidak ada perubahan secara organoleptik setelah 6 siklus. Kesimpulannya dari penelitian diatas didapatkan formula optimal yaitu F19-5% sebagai formula yang memenuhi karakteristik fisiko kimia sistem transetosom dan menunjukkan kestabilan yang baik.

Cite This Paper

APA Style

Nihlah , N. A. (2023). ANALISIS KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DARI FORMULA SISTEM TRANSETOSOM 4-n-BUTILRESORSINOL . Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository