Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

Pengaruh Variasi pKa dari Koformer Terpilih Terhadap Kelarutan Multikomponen Kristal Etil Para Metoksisinamat

260110180042
Fakultas Farmasi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Pengaruh Variasi pKa dari Koformer Terpilih Terhadap Kelarutan Multiko...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

EPMS, Multikomponen kristal, Molecular docking, Koformer, pKa

Pengaruh Variasi pKa dari Koformer Terpilih Terhadap Kelarutan Multikomponen Kristal Etil Para Metoksisinamat

260110180042
Fakultas Farmasi
Indonesia
Abstrak

Senyawa Etil Para Metoksisinamat (EPMS) yang diisolasi dari tanaman kencur dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologi yang baik bagi tubuh dibuktikan oleh berbagai penelitian. Namun pemanfaatan senyawa ini sebagai sediaan oral masih sedikit karena kelarutannya yang rendah dalam air. Sehingga dilakukan upaya peningkatan kelarutan EPMS dengan modifikasi bentuk menjadi multikomponen kristal. Pemilihan koformer sebagai pembentuk multikomponen diskrining melalui molecular docking menggunakan software AutodockTools-1.5.6. Dari enam koformer terpilih, hasil pertimbangan energy binding, ikatan hidrogen dan pKa, koformer asam suksinat, asam tartarat dan sakarin dilanjutkan untuk proses preparasi melalui solvent evaporation dengan perbandingan mol 1:1. Kemudian diuji kelarutannya lalu dikarakterisasi menggunakan FTIR, DSC dan mikroskop polarisasi untuk mengkonfirmasi pembentukan kristal. Berdasarkan teori ∆pKa antara zat aktif dan koformer, interaksi EPMS-Asam suksinat dan EPMS-Asam tartarat membentuk kokristal sedangkan EPMS-Sakarin membentuk garam. Pembentukan kristal terbukti dengan adanya gugus fungsi bahan penyusun serta pembentukan ikatan hidrogen pada spektrum FTIR, penurunan titik leleh dan energi pada termogram DSC serta habit kristal baru yang ditunjukkan pada mikroskop polarisasi. Multikomponen kristal antara EPMS dan koformer mengalami peningkatan kelarutan dibandingkan EPMS murni dengan bentuk kokristal EPMS-Asam suksinat memberikan kelarutan paling baik

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
24 Oktober 2022
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
EPMS, Multikomponen kristal, Molecular docking, Koformer, pKa
Abstrak
Senyawa Etil Para Metoksisinamat (EPMS) yang diisolasi dari tanaman kencur dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologi yang baik bagi tubuh dibuktikan oleh berbagai penelitian. Namun pemanfaatan senyawa ini sebagai sediaan oral masih sedikit karena kelarutannya yang rendah dalam air. Sehingga dilakukan upaya peningkatan kelarutan EPMS dengan modifikasi bentuk menjadi multikomponen kristal. Pemilihan koformer sebagai pembentuk multikomponen diskrining melalui molecular docking menggunakan software AutodockTools-1.5.6. Dari enam koformer terpilih, hasil pertimbangan energy binding, ikatan hidrogen dan pKa, koformer asam suksinat, asam tartarat dan sakarin dilanjutkan untuk proses preparasi melalui solvent evaporation dengan perbandingan mol 1:1. Kemudian diuji kelarutannya lalu dikarakterisasi menggunakan FTIR, DSC dan mikroskop polarisasi untuk mengkonfirmasi pembentukan kristal. Berdasarkan teori ∆pKa antara zat aktif dan koformer, interaksi EPMS-Asam suksinat dan EPMS-Asam tartarat membentuk kokristal sedangkan EPMS-Sakarin membentuk garam. Pembentukan kristal terbukti dengan adanya gugus fungsi bahan penyusun serta pembentukan ikatan hidrogen pada spektrum FTIR, penurunan titik leleh dan energi pada termogram DSC serta habit kristal baru yang ditunjukkan pada mikroskop polarisasi. Multikomponen kristal antara EPMS dan koformer mengalami peningkatan kelarutan dibandingkan EPMS murni dengan bentuk kokristal EPMS-Asam suksinat memberikan kelarutan paling baik

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository