Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

SINTESIS NANOSUSPENSI ALBENDAZOL DENGAN KOMBINASI HIDROKSIPROPIL METILSELULOSA K-100 DAN DESIL GLUKOSIDA MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIKASI

260110180026
Fakultas Farmasi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

SINTESIS NANOSUSPENSI ALBENDAZOL DENGAN KOMBINASI HIDROKSIPROPIL METIL...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Albendazol,desain faktorial tiga tingkat,desil glukosida,HPMC K-100,nanosuspensi,ultrasonikasi

SINTESIS NANOSUSPENSI ALBENDAZOL DENGAN KOMBINASI HIDROKSIPROPIL METILSELULOSA K-100 DAN DESIL GLUKOSIDA MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIKASI

260110180026
Fakultas Farmasi
Indonesia
Abstrak

Dalam dunia kefarmasian, pengembangan obat selalu dilakukan. Untuk mengefektifkan prosesnya, dapat dilakukan desain eksperimen (DoE). Desain faktorial dapat digunakan sebagai desain eksperimen untuk membantu menemukan formula terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan formula terbaik kombinasi polimer HPMC K-100 dan surfaktan Desil Glukosida (DG) terhadap pembentukan nanosuspensi ABZ. Parameter respon yang diamati yaitu berupa ukuran partikel (PS) dan indeks polidispersitas (PdI). Metode yang digunakan yaitu metode ultrasonikasi dengan desain eksperimen berupa desain faktorial tiga tingkat menggunakan perangkat lunak Minitab®19. Proses optimasi menghasilkan 9 variasi kombinasi antara HPMC K-100 dan Desil Glukosida dengan komposisi dalam persen (%b/v) sebagai berikut, F1 (0,03 ; 10), F2 (0,03 ; 15), F3 (0,03 ; 20), F4 (0,05 ; 10), F5 (0,05 ; 15), F6 (0,05 ; 20), F7 (0,07 ; 10), F8 (0,07 ; 15), F9 (0,07 ; 20).Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah formula terbaik terdapat pada formula 9 dengan konsentrasi HPMC K-100 0,07% dan DG 20% yang mempunyai ukuran partikel rata-rata sebesar 207,3 nm dan indeks polidispersitas 0,523. Formula telah dikonfirmasi dengan pengulangan pembuatan formula dengan hasil ukuran partikel sebesar 207,7 nm dan indeks polidispersitas 0,467.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
11 Januari 2023
Status Publikasi
Tidak Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Albendazol,desain faktorial tiga tingkat,desil glukosida,HPMC K-100,nanosuspensi,ultrasonikasi
Abstrak
Dalam dunia kefarmasian, pengembangan obat selalu dilakukan. Untuk mengefektifkan prosesnya, dapat dilakukan desain eksperimen (DoE). Desain faktorial dapat digunakan sebagai desain eksperimen untuk membantu menemukan formula terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan formula terbaik kombinasi polimer HPMC K-100 dan surfaktan Desil Glukosida (DG) terhadap pembentukan nanosuspensi ABZ. Parameter respon yang diamati yaitu berupa ukuran partikel (PS) dan indeks polidispersitas (PdI). Metode yang digunakan yaitu metode ultrasonikasi dengan desain eksperimen berupa desain faktorial tiga tingkat menggunakan perangkat lunak Minitab®19. Proses optimasi menghasilkan 9 variasi kombinasi antara HPMC K-100 dan Desil Glukosida dengan komposisi dalam persen (%b/v) sebagai berikut, F1 (0,03 ; 10), F2 (0,03 ; 15), F3 (0,03 ; 20), F4 (0,05 ; 10), F5 (0,05 ; 15), F6 (0,05 ; 20), F7 (0,07 ; 10), F8 (0,07 ; 15), F9 (0,07 ; 20).Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah formula terbaik terdapat pada formula 9 dengan konsentrasi HPMC K-100 0,07% dan DG 20% yang mempunyai ukuran partikel rata-rata sebesar 207,3 nm dan indeks polidispersitas 0,523. Formula telah dikonfirmasi dengan pengulangan pembuatan formula dengan hasil ukuran partikel sebesar 207,7 nm dan indeks polidispersitas 0,467.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository