Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

SINKRONISASI DAN SINERGI PELAKSANAAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN DAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA SEKTOR PEMBANGKIT LISTRIK DI INDONESIA

ADIB HASAN
250120197003
Sekolah Pascasarjana

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

SINKRONISASI DAN SINERGI PELAKSANAAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNG...

ADIB HASAN

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Amdal,SML,Sinergi,Sinkronisasi,integrasi,pembangkit listrik

SINKRONISASI DAN SINERGI PELAKSANAAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN DAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA SEKTOR PEMBANGKIT LISTRIK DI INDONESIA

ADIB HASAN
250120197003
Sekolah Pascasarjana
Indonesia
Abstrak

Untuk menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi dan tekanan terhadap lingkungan, terdapat beberapa instrumen lingkungan yang diharapkan mampu mencapai tujuan tersebut yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Sistem Manajemen Lingkungan (SML). Di banyak negara, Amdal menggunakan pendekatan atur dan awasi (command and control) sementara SML menggunakan pendekatan sukarela (voluntary). Dengan mensinkronisasi dan mensinergikan kedua instrumen tersebut diharapkan pengelolaan lingkungan hidup menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan berfokus kepada sektor pembangkit listrik di Indonesia, penelitian ini ingin menjawab pertanyaan penelitian utama, yakni bagaimana potensi dan peluang sinkronisasi dan sinergi Amdal dan SML pada sektor pembangkit listrik untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing instrumen. Data dan informasi dikumpulkan dengan pendekatan metoda campuran model konvergen terhadap pemangku kepentingan di sektor ketenagalistrikan. Penelitian menemukan, konsep sinkronisasi dan sinergi antara Amdal dan SML tersebut sedikit berbeda dengan konsep yang terdapat dalam literatur. Pada sektor ini, teridentifikasi tingkat sinkronisasi dan sinergi kedua instrumen tersebut adalah “sangat kuat” dimana terdapat korelasi yang kuat antara penggunaan dokumen Amdal bagi SML, keterlibatan SDM, dan aliran informasi secara internal di unit pembangkit listrik. Meskipun persepsi pemangku kepentingan berbeda-beda dan mencerminkan kepentingannya masing-masing, terdapat ruang untuk mengintegrasikan kedua instrumen tersebut. Faktor-faktor yang berpotensi menghambat proses sinkronisasi dan sinergi tercatat berasal dari tingkat komitmen, keberadaan SDM, dan aspek legal yang tidak meliputi usaha yang berskala kecil dan menengah.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Login diperlukan
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
7 Desember 2022
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Amdal,SML,Sinergi,Sinkronisasi,integrasi,pembangkit listrik
Abstrak
Untuk menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi dan tekanan terhadap lingkungan, terdapat beberapa instrumen lingkungan yang diharapkan mampu mencapai tujuan tersebut yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Sistem Manajemen Lingkungan (SML). Di banyak negara, Amdal menggunakan pendekatan atur dan awasi (command and control) sementara SML menggunakan pendekatan sukarela (voluntary). Dengan mensinkronisasi dan mensinergikan kedua instrumen tersebut diharapkan pengelolaan lingkungan hidup menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan berfokus kepada sektor pembangkit listrik di Indonesia, penelitian ini ingin menjawab pertanyaan penelitian utama, yakni bagaimana potensi dan peluang sinkronisasi dan sinergi Amdal dan SML pada sektor pembangkit listrik untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing instrumen. Data dan informasi dikumpulkan dengan pendekatan metoda campuran model konvergen terhadap pemangku kepentingan di sektor ketenagalistrikan. Penelitian menemukan, konsep sinkronisasi dan sinergi antara Amdal dan SML tersebut sedikit berbeda dengan konsep yang terdapat dalam literatur. Pada sektor ini, teridentifikasi tingkat sinkronisasi dan sinergi kedua instrumen tersebut adalah “sangat kuat” dimana terdapat korelasi yang kuat antara penggunaan dokumen Amdal bagi SML, keterlibatan SDM, dan aliran informasi secara internal di unit pembangkit listrik. Meskipun persepsi pemangku kepentingan berbeda-beda dan mencerminkan kepentingannya masing-masing, terdapat ruang untuk mengintegrasikan kedua instrumen tersebut. Faktor-faktor yang berpotensi menghambat proses sinkronisasi dan sinergi tercatat berasal dari tingkat komitmen, keberadaan SDM, dan aspek legal yang tidak meliputi usaha yang berskala kecil dan menengah.

Cite This Paper

APA Style

Hasan , A. (2022). SINKRONISASI DAN SINERGI PELAKSANAAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN DAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA SEKTOR PEMBANGKIT LISTRIK DI INDONESIA. Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository