Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

Pengaruh Pretreatment dan Hidrolisis Terhadap Produksi Xilitol Dari Kulit Ari Jagung

Tasyabilla Attaya
240110190066
Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Pengaruh Pretreatment dan Hidrolisis Terhadap Produksi Xilitol Dari Ku...

Tasyabilla Attaya

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Hidrolisis, Kulit Ari Jagung, Pretreatment, Xilitol

Pengaruh Pretreatment dan Hidrolisis Terhadap Produksi Xilitol Dari Kulit Ari Jagung

Tasyabilla Attaya
240110190066
Fakultas Teknologi Industri Pertanian
Indonesia
Abstrak

Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang melimpah di Indonesia. Pemanfaatan dari produksi jagung ini menghasilkan limbah yang cukup besar. Salah satu limbah yang dihasilkan yaitu berupa kulit ari jagung. Kulit ari jagung mengandung lignoselulosa dan pemanfaatannya saat ini masih belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pretreatment terhadap produksi xilitol dari kulit ari jagung. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan dengan variasi perlakuan pretreatment dan hidrolisis yaitu Microwave Assisted Pretreatment and Hydrolysis (MAPH) dan Autoclave Assisted Pretreatment and Hydrolysis (AAPH). Selain pretreatment, pada penelitian ini juga dilakukan variasi pelarut yaitu NaOH 4% dan akuades. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit ari jagung sebelum dilakukan pra-perlakuan dan hidrolisis mengandung 50,4% hemiselulosa, 14,6% selulosa, dan 0,98% lignin. Oleh karena itu, kulit ari jagung memiliki potensi sebagai bahan baku pembuatan bioproduk seperti xilitol yang memanfaatkan kadar hemiselulosa yang persentasenya cukup tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode autoclave assisted pretreatment and hydrolysis (AAPH) dengan pelarut NaOH 4% dapat menurunkan kadar lignin terbesar yaitu sebanyak 38,78% dan menghasilkan xilitol terbesar yaitu sebesar 0,162 g/L. Namun, penggunaan jenis metode pretreatment dan hidrolisis serta pelarut yang berbeda tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap konsentrasi xilitol yang dihasilkan berdasarkan uji ANOVA dengan taraf signifikasi 0,05.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
31 Agustus 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Hidrolisis, Kulit Ari Jagung, Pretreatment, Xilitol
Abstrak
Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang melimpah di Indonesia. Pemanfaatan dari produksi jagung ini menghasilkan limbah yang cukup besar. Salah satu limbah yang dihasilkan yaitu berupa kulit ari jagung. Kulit ari jagung mengandung lignoselulosa dan pemanfaatannya saat ini masih belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pretreatment terhadap produksi xilitol dari kulit ari jagung. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan dengan variasi perlakuan pretreatment dan hidrolisis yaitu Microwave Assisted Pretreatment and Hydrolysis (MAPH) dan Autoclave Assisted Pretreatment and Hydrolysis (AAPH). Selain pretreatment, pada penelitian ini juga dilakukan variasi pelarut yaitu NaOH 4% dan akuades. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit ari jagung sebelum dilakukan pra-perlakuan dan hidrolisis mengandung 50,4% hemiselulosa, 14,6% selulosa, dan 0,98% lignin. Oleh karena itu, kulit ari jagung memiliki potensi sebagai bahan baku pembuatan bioproduk seperti xilitol yang memanfaatkan kadar hemiselulosa yang persentasenya cukup tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode autoclave assisted pretreatment and hydrolysis (AAPH) dengan pelarut NaOH 4% dapat menurunkan kadar lignin terbesar yaitu sebanyak 38,78% dan menghasilkan xilitol terbesar yaitu sebesar 0,162 g/L. Namun, penggunaan jenis metode pretreatment dan hidrolisis serta pelarut yang berbeda tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap konsentrasi xilitol yang dihasilkan berdasarkan uji ANOVA dengan taraf signifikasi 0,05.

Cite This Paper

APA Style

Attaya , T. (2023). Pengaruh Pretreatment dan Hidrolisis Terhadap Produksi Xilitol Dari Kulit Ari Jagung. Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository