Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP MUTU FILET IKAN NILA PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH (5 10oC)

230110180168
Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP MUTU FILET IKAN NILA...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Daun kemangi, Filet nila, Masa simpan, Suhu rendah

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP MUTU FILET IKAN NILA PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH (5 10oC)

230110180168
Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan
Indonesia
Abstrak

Riset ini bertujuan untuk menentukan tingkat konsentrasi ekstrak daun kemangi yang paling efektif dalam pengawetan filet ikan nila pada suhu rendah (5 – 10oC) untuk mendapatkan masa simpan yang optimal. Riset ini dilaksanakan di Laboratorium Sentral dan Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran pada bulan Juni – Oktober 2022. Metode riset yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan empat perlakuan secara duplo. Filet ikan diberi perlakuan berupa perendaman ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 0%, 20%, 25%, dan 30% selama 30 menit kemudian disimpan pada suhu rendah (5 – 10oC). Pengamatan dilakukan pada hari ke- 1, 3, 5, 7, 8, dan 9 untuk filet ikan nila dengan konsentrasi 0% sedangkan perlakuan ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 20%, 25%, dan 30% dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12. Parameter yang diamati dalam riset ini meliputi perhitungan jumlah total bakteri (TPC), derajat keasaman (pH), susut bobot, dan uji organoleptik. Hasil riset menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 25% merupakan konsentrasi yang paling efektif karena mampu memperpanjang masa simpan hingga hari ke-11 dengan jumlah bakteri sebesar 4,4 x 105 cfu/g, nilai pH sebesar 6,65, susut bobot sebesar 15,15%, kenampakan mulai berubah warna, aroma netral mulai sedikit tengik, tekstur agak lembek dan kurang elastis.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
7 Juni 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Daun kemangi, Filet nila, Masa simpan, Suhu rendah
Abstrak
Riset ini bertujuan untuk menentukan tingkat konsentrasi ekstrak daun kemangi yang paling efektif dalam pengawetan filet ikan nila pada suhu rendah (5 – 10oC) untuk mendapatkan masa simpan yang optimal. Riset ini dilaksanakan di Laboratorium Sentral dan Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran pada bulan Juni – Oktober 2022. Metode riset yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan empat perlakuan secara duplo. Filet ikan diberi perlakuan berupa perendaman ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 0%, 20%, 25%, dan 30% selama 30 menit kemudian disimpan pada suhu rendah (5 – 10oC). Pengamatan dilakukan pada hari ke- 1, 3, 5, 7, 8, dan 9 untuk filet ikan nila dengan konsentrasi 0% sedangkan perlakuan ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 20%, 25%, dan 30% dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12. Parameter yang diamati dalam riset ini meliputi perhitungan jumlah total bakteri (TPC), derajat keasaman (pH), susut bobot, dan uji organoleptik. Hasil riset menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 25% merupakan konsentrasi yang paling efektif karena mampu memperpanjang masa simpan hingga hari ke-11 dengan jumlah bakteri sebesar 4,4 x 105 cfu/g, nilai pH sebesar 6,65, susut bobot sebesar 15,15%, kenampakan mulai berubah warna, aroma netral mulai sedikit tengik, tekstur agak lembek dan kurang elastis.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository