Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

Performativitas Gender dalam Anime Blue Period

DYMITRIA AURA SABRINA
180610190092
Fakultas Ilmu Budaya

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Performativitas Gender dalam Anime Blue Period

DYMITRIA AURA SABRINA

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Performativitas, Gender, Cross-dressing, Blue Period

Performativitas Gender dalam Anime Blue Period

DYMITRIA AURA SABRINA
180610190092
Fakultas Ilmu Budaya
Indonesia
Abstrak

Gender merupakan sebuah konstruksi sosial dan kontruksi budaya yang membentuk sikap dan perilaku yang ada dalam diri baik laki-laki maupun perempuan. Teori performativitas gender Judith Butler menyatakan bahwa tidak ada gender yang sesungguhnya, melainkan serangkaian efek yang dihasilkan melalui tindakan dan perilaku yang berulang. Performativitas gender dalam anime Blue Period dapat ditemukan dalam penampilan tokoh Ryuji Ayukawa melalui cara dia berpakaian, gestur tubuh, dan gaya bahasa yang digunakannya. Ryuji Ayukawa tetap memiliki self-image sebagai seorang laki-laki kendati melakukan cross-dressing (male to female). Penelitian ditujukan untuk mencari tahu representasi performativitas Ryuji Ayukawa sebagai seorang crossdresser dalam anime Blue Period, walau bukan sebagai pemeran utama namun memiliki alur cerita tersendiri yang sangat menarik untuk diteliti. Penulis menggunakan teori representasi Hall dan performativitas Butler dalam mengkaji dan menganalisis data. Data penelitian diperoleh dari gambar, adegan, dan percakapan atau dialog di dalam anime Blue Period. Penelitian ini dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan harapan dapat memberi gambaran lebih mendalam mengenai representasi performativitas gender. Performativitas gender Ryuji merepresentasi konsep gender di Jepang, dilihat dari pandangan karakter lain terhadap cross-dressing yang dilakukan Ryuji dan pergolakkan terhadap jati diri Ryuji sendiri. Anime Blue Period cenderung menunjukkan sudut pandang positif terhadap penyajian performativitas tokoh Ryuji, dan secara keseluruhan memberi pesan dukungan pada gender non-biner lainnya.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 1Tidak tersedia
Bab 2Tidak tersedia
Bab 3Tidak tersedia
Bab 4Tidak tersedia
Bab 5Tidak tersedia
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
4 September 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Performativitas, Gender, Cross-dressing, Blue Period
Abstrak
Gender merupakan sebuah konstruksi sosial dan kontruksi budaya yang membentuk sikap dan perilaku yang ada dalam diri baik laki-laki maupun perempuan. Teori performativitas gender Judith Butler menyatakan bahwa tidak ada gender yang sesungguhnya, melainkan serangkaian efek yang dihasilkan melalui tindakan dan perilaku yang berulang. Performativitas gender dalam anime Blue Period dapat ditemukan dalam penampilan tokoh Ryuji Ayukawa melalui cara dia berpakaian, gestur tubuh, dan gaya bahasa yang digunakannya. Ryuji Ayukawa tetap memiliki self-image sebagai seorang laki-laki kendati melakukan cross-dressing (male to female). Penelitian ditujukan untuk mencari tahu representasi performativitas Ryuji Ayukawa sebagai seorang crossdresser dalam anime Blue Period, walau bukan sebagai pemeran utama namun memiliki alur cerita tersendiri yang sangat menarik untuk diteliti. Penulis menggunakan teori representasi Hall dan performativitas Butler dalam mengkaji dan menganalisis data. Data penelitian diperoleh dari gambar, adegan, dan percakapan atau dialog di dalam anime Blue Period. Penelitian ini dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan harapan dapat memberi gambaran lebih mendalam mengenai representasi performativitas gender. Performativitas gender Ryuji merepresentasi konsep gender di Jepang, dilihat dari pandangan karakter lain terhadap cross-dressing yang dilakukan Ryuji dan pergolakkan terhadap jati diri Ryuji sendiri. Anime Blue Period cenderung menunjukkan sudut pandang positif terhadap penyajian performativitas tokoh Ryuji, dan secara keseluruhan memberi pesan dukungan pada gender non-biner lainnya.

Cite This Paper

APA Style

Sabrina , D. A. (2023). Performativitas Gender dalam Anime Blue Period. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository