Repository Universitas Padjadjaran
REPRESENTASI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TERKAIT KASUS FERDY SAMBO PADA LAMAN BERITA THE JAKARTA GLOBE DAN TEMPO.CO: ANALISIS WACANA KRITIS
Belum Login
Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

REPRESENTASI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TERKAIT KASUS FERDY SAMBO P...
Perpustakaan Universitas Padjadjaran
Kata Kunci
Ferdy Sambo,Kepolisian Republik Indonesia,Social Actor Representation,Analisis Wacana Kritis
REPRESENTASI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TERKAIT KASUS FERDY SAMBO PADA LAMAN BERITA THE JAKARTA GLOBE DAN TEMPO.CO: ANALISIS WACANA KRITIS
Abstrak
Penelitian berjudul “Representasi Kepolisian Republik Indonesia terkait Kasus Ferdy Sambo pada Laman Berita The Jakarta Globe dan Tempo.co: Analisis Wacana Kritis” ini bertujuan untuk menganalisis representasi yang dimunculkan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada laman berita The Jakarta Globe dan Tempo.co. Penelitian ini menggunakan dua artikel berita dari media berita The Jakarta Globe yang dipublikasikan pada tanggal 9 Agustus dan 10 Oktober, serta satu artikel berita yang dipublikasikan pada tanggal 10 Agustus 2022 pada laman berita Tempo.co. Artikel-artikel tersebut dianalisis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model social actor representation teori Theo van Leeuwen untuk melihat representasi yang diberikan terhadap Polri pada kedua portal berita tersebut. Penelitian ini juga akan membahas adanya tindakan framing pada teks berita menggunakan teori Robert M. Entman berdasarkan bukunya yang berjudul “Framing: Toward clarification of a fractured paradigm” untuk melihat elemen-elemen framing yang digunakan dalam membingkai beritanya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Polri direpresentasikan secara negatif oleh laman berita The Jakarta Globe melalui satu strategi eksklusi, yaitu pasivasi, dan enam strategi inklusi, yaitu diferensiasi - indiferensi, objektivasi - abstraksi, nominasi - kategorisasi, nominasi - identifikasi, determinasi - indeterminasi, dan asimilasi - individualisasi. Sedangkan laman berita Tempo.co memberikan representasi yang lebih netral dengan tiga teknik inklusi yang digunakan, yaitu nominasi - kategorisasi, nominasi - identifikasi, dan asimilasi - individualisasi. Dari hasil analisis tersebut, penelitian ini menemukan adanya indikasi framing menggunakan elemen define problems, diagnose clauses, dan make moral judgment yang ada pada artikel berita di kedua portal berita tersebut.
Akses Berkas
Metadata
Cite This Paper
APA Style
Tidak dapat membuat sitasi
