Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

Analisis Campuran Nanopartikel Semen Portland Putih Indonesia-ZrO2-UDMA dengan Penambahan Nanosilika sebagai Bahan Pulp Capping

160621200004
Fakultas Kedokteran Gigi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Analisis Campuran Nanopartikel Semen Portland Putih Indonesia-ZrO2-UDM...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Nanosilika,semen Portland,pulp capping,bioaktivitas,biokompatibilitas

Analisis Campuran Nanopartikel Semen Portland Putih Indonesia-ZrO2-UDMA dengan Penambahan Nanosilika sebagai Bahan Pulp Capping

160621200004
Fakultas Kedokteran Gigi
Indonesia
Abstrak

Pulp capping merupakan tindakan aplikasi bahan bioaktif secara direk maupun indirek pada jaringan pulpa yang mengalami pulpitis reversibel, untuk menstimulasi proses dentinogenesis reparatif dan penyembuhan sehingga vitalitas pulpa dapat dipertahankan. Bahan mineral trioxide aggregate (MTA) semakin banyak diminati penggunaannya sebagai bahan pulp capping dibandingkan gold standard kalsium hidroksida (Ca(OH)2) akibat keunggulan sifat bioaktivitas dan biokompatibilitasnya. Semen Portland Putih Indonesia (SPPI) telah diteliti memiliki kesamaan komposisi utama dengan MTA, yaitu trikalsium silikat sehingga berpotensi sebagai alternatif bahan pulp capping yang lebih ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan senyawa nanosilika (SiO2) terhadap sifat bioaktivitas dan biokompatibilitas bahan pulp capping berbasis resin dengan filler nanopartikel SPPI-ZrO2. Kelompok sampel nanopartikel SPPI-ZrO2-UDMA dan SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA disintesis, kemudian dilakukan pengukuran dan analisis nilai pH, pelepasan ion hidroksil dan kalsium, serta nilai sitotoksisitas dan perlekatan sel dalam jangka waktu berbeda. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pelepasan ion hidroksil dan kalsium pada kelompok SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA lebih tinggi daripada SPPI-ZrO2-UDMA tanpa adanya perbedaan signifikan secara statistik (p-value>0,05). Kelompok SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA menunjukkan persentase viabilitas sel fibroblas NIH/3T3 tertinggi pada masa inkubasi 72 jam (244.0718 ± 22.2519) dengan perbedaan signifikan secara statistik (p-value<0.05) jika dibandingkan dengan kelompok SPPI-ZrO2-UDMA. Peningkatan viabilitas perlekatan sel juga terlihat lebih tinggi pada kelompok SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA dibandingkan SPPI-ZrO2-UDMA selama masa waktu inkubasi 24, 48, hingga 72 jam. Simpulan dalam penelitian ini mendukung dilakukannya penambahan nanosilika dalam formulasi nanopartikel SPPI-ZrO2-UDMA sebagai potensi bahan pulp capping kalsium silikat berbasis resin dengan sifat bioaktivitas dan biokompatibilitas yang lebih baik.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
14 Agustus 2023
Status Publikasi
Tidak Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Nanosilika,semen Portland,pulp capping,bioaktivitas,biokompatibilitas
Abstrak
Pulp capping merupakan tindakan aplikasi bahan bioaktif secara direk maupun indirek pada jaringan pulpa yang mengalami pulpitis reversibel, untuk menstimulasi proses dentinogenesis reparatif dan penyembuhan sehingga vitalitas pulpa dapat dipertahankan. Bahan mineral trioxide aggregate (MTA) semakin banyak diminati penggunaannya sebagai bahan pulp capping dibandingkan gold standard kalsium hidroksida (Ca(OH)2) akibat keunggulan sifat bioaktivitas dan biokompatibilitasnya. Semen Portland Putih Indonesia (SPPI) telah diteliti memiliki kesamaan komposisi utama dengan MTA, yaitu trikalsium silikat sehingga berpotensi sebagai alternatif bahan pulp capping yang lebih ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan senyawa nanosilika (SiO2) terhadap sifat bioaktivitas dan biokompatibilitas bahan pulp capping berbasis resin dengan filler nanopartikel SPPI-ZrO2. Kelompok sampel nanopartikel SPPI-ZrO2-UDMA dan SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA disintesis, kemudian dilakukan pengukuran dan analisis nilai pH, pelepasan ion hidroksil dan kalsium, serta nilai sitotoksisitas dan perlekatan sel dalam jangka waktu berbeda. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pelepasan ion hidroksil dan kalsium pada kelompok SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA lebih tinggi daripada SPPI-ZrO2-UDMA tanpa adanya perbedaan signifikan secara statistik (p-value>0,05). Kelompok SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA menunjukkan persentase viabilitas sel fibroblas NIH/3T3 tertinggi pada masa inkubasi 72 jam (244.0718 &plusmn; 22.2519) dengan perbedaan signifikan secara statistik (p-value<0.05) jika dibandingkan dengan kelompok SPPI-ZrO2-UDMA. Peningkatan viabilitas perlekatan sel juga terlihat lebih tinggi pada kelompok SPPI-SiO2-ZrO2-UDMA dibandingkan SPPI-ZrO2-UDMA selama masa waktu inkubasi 24, 48, hingga 72 jam. Simpulan dalam penelitian ini mendukung dilakukannya penambahan nanosilika dalam formulasi nanopartikel SPPI-ZrO2-UDMA sebagai potensi bahan pulp capping kalsium silikat berbasis resin dengan sifat bioaktivitas dan biokompatibilitas yang lebih baik.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository