Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

Distribusi Tegangan Gigi Pasca Perawatan Saluran Akar Kavitas MOD dengan Restorasi Komposit Direk Diperkuat Pita Fiber (Teknik Wallpapering) Menggunakan Metode Elemen Hingga

160621200002
Fakultas Kedokteran Gigi

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Distribusi Tegangan Gigi Pasca Perawatan Saluran Akar Kavitas MOD deng...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

gigi pasca perawatan saluran akar, kavitas MOD, restorasi direk, komposit diperkuat pita fiber, pita

Distribusi Tegangan Gigi Pasca Perawatan Saluran Akar Kavitas MOD dengan Restorasi Komposit Direk Diperkuat Pita Fiber (Teknik Wallpapering) Menggunakan Metode Elemen Hingga

160621200002
Fakultas Kedokteran Gigi
Indonesia
Abstrak

Restorasi pasca perawatan saluran akar menjadi komponen penting dalam keberhasilan perawatan saluran akar. Kehilangan jaringan keras gigi pasca perawatan saluran akar dengan kavitas MOD menurunkan kekakuan gigi hingga mencapai 63%. Restorasi direk komposit dengan teknologi adhesif menjadi salah satu usaha untuk mempertahankan lebih banyak jumlah struktur gigi. Kelemahan restorasi komposit direk diperkuat dengan penambahan pita fiber polyethylene dan e-glass dengan teknik wallpapering. Metode elemen hingga merupakan metode yang dapat mensimulasikan distribusi tegangan akibat pemberian gaya kepada material. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi tegangan gigi pasca perawatan saluran akar dengan kavitas MOD yang direstorasi dengan komposit direk diperkuat pita fiber polyethylene dan e-glass. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan metode elemen hingga. Model solid 3D gigi molar pertama rahang bawah di modelkan perawatan saluran akar dan preparasi kelas II MOD pada software Solidworks. Simulasi elemen hingga dilakukan menggunakan software Abaqus. Hasil penelitian ini menemukan daerah tegangan tertinggi pada gigi maupun restorasi terjadi pada daerah pit dan fisur di oklusal, daerah CEJ di distal, dentin bagian bifurkasi, serta 1/3 servikal dentin akar. Nilai tegangan yang dihasilkan akibat gaya vertikal maupun lateral tidak melebihi kekuatan tekan maupun tarik dari struktur gigi dan restorasi. Kriteria kegagalan terjadi pada interface antara email dan komposit di permukaan oklusal dekat daerah titik pembebanan akibat gaya vertikal maupun horizontal baik pada restorasi komposit diperkuat pita fiber polyethylene maupun e-glass. Distribusi tegangan gigi pasca perawatan saluran akar kavitas MOD dengan restorasi komposit direk diperkuat pita fiber (teknik wallpapering) menggunakan metode elemen hingga menunjukkan konsentrasi tegangan tertinggi terjadi pada permukaan dekat daerah pembebanan, daerah yang sempit, cekung dan tajam, serta lebih ke apikal pada gigi pasca perawatan saluran akar. Tidak terjadi kegagalan struktur gigi dan restorasi akibat gaya vertikal maupun horizontal pada komposit direk diperkuat pita fiber polyethylene dan e-glass, tetapi terjadi inisiasi kegagalan pada permukaan temu email dan komposit di oklusal dinding bukal.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
29 Agustus 2023
Status Publikasi
Tidak Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
gigi pasca perawatan saluran akar, kavitas MOD, restorasi direk, komposit diperkuat pita fiber, pita
Abstrak
Restorasi pasca perawatan saluran akar menjadi komponen penting dalam keberhasilan perawatan saluran akar. Kehilangan jaringan keras gigi pasca perawatan saluran akar dengan kavitas MOD menurunkan kekakuan gigi hingga mencapai 63%. Restorasi direk komposit dengan teknologi adhesif menjadi salah satu usaha untuk mempertahankan lebih banyak jumlah struktur gigi. Kelemahan restorasi komposit direk diperkuat dengan penambahan pita fiber polyethylene dan e-glass dengan teknik wallpapering. Metode elemen hingga merupakan metode yang dapat mensimulasikan distribusi tegangan akibat pemberian gaya kepada material. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi tegangan gigi pasca perawatan saluran akar dengan kavitas MOD yang direstorasi dengan komposit direk diperkuat pita fiber polyethylene dan e-glass. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan metode elemen hingga. Model solid 3D gigi molar pertama rahang bawah di modelkan perawatan saluran akar dan preparasi kelas II MOD pada software Solidworks. Simulasi elemen hingga dilakukan menggunakan software Abaqus. Hasil penelitian ini menemukan daerah tegangan tertinggi pada gigi maupun restorasi terjadi pada daerah pit dan fisur di oklusal, daerah CEJ di distal, dentin bagian bifurkasi, serta 1/3 servikal dentin akar. Nilai tegangan yang dihasilkan akibat gaya vertikal maupun lateral tidak melebihi kekuatan tekan maupun tarik dari struktur gigi dan restorasi. Kriteria kegagalan terjadi pada interface antara email dan komposit di permukaan oklusal dekat daerah titik pembebanan akibat gaya vertikal maupun horizontal baik pada restorasi komposit diperkuat pita fiber polyethylene maupun e-glass. Distribusi tegangan gigi pasca perawatan saluran akar kavitas MOD dengan restorasi komposit direk diperkuat pita fiber (teknik wallpapering) menggunakan metode elemen hingga menunjukkan konsentrasi tegangan tertinggi terjadi pada permukaan dekat daerah pembebanan, daerah yang sempit, cekung dan tajam, serta lebih ke apikal pada gigi pasca perawatan saluran akar. Tidak terjadi kegagalan struktur gigi dan restorasi akibat gaya vertikal maupun horizontal pada komposit direk diperkuat pita fiber polyethylene dan e-glass, tetapi terjadi inisiasi kegagalan pada permukaan temu email dan komposit di oklusal dinding bukal.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository