Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 42 YANG DIKENDALIKAN OLEH HERBISIDA NATRIUM BISPIRIBAK PADA SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG

MUHAMMAD IQBAL TAJJUDIN
150510150010
Fakultas Pertanian

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) VARIE...

MUHAMMAD IQBAL TAJJUDIN

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Gulma, Padi, Tabela, Inpari 42, Natrium Bispiribak

PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 42 YANG DIKENDALIKAN OLEH HERBISIDA NATRIUM BISPIRIBAK PADA SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG

MUHAMMAD IQBAL TAJJUDIN
150510150010
Fakultas Pertanian
Indonesia
Abstrak

Gulma merupakan organisme pengganggu tanaman yang dapat menyebabkan kompetisi terhadap tanaman budidaya berupa persaingan unsur hara, air, dan cahaya matahari. Pengendalian gulma pada budidaya padi sawah sistem tanam benih langsung perlu dilakukan, karena gulma dapat menyebabkan penurunan hasil padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan herbisida Natrium Bispiribak dalam mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah. Percobaan dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Agustus 2019 di Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode percobaan. Rancangan percobaan yang dilakukan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan tujuh perlakuan dan empat kali ulangan, percobaan yang diuji yaitu: herbisida Natrium Bispiribak dosis 12 g/ha; 18 g/ha; 24 g/ha; 30 g/ha; 36 g/ha; penyiangan manual, dan tanpa perlakuan (kontrol). Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan herbisida Natrium Bispiribak 12 g/ha efektif mengendalikan gulma Monochoria vaginalis, Ludwigia octovalvis, Paspalum disticum, Echinocloa cruss-galli, Cyperus iria, dan Fimbristylis litoralis. Herbisida Natrium Bispiribak dengan berbagai taraf dosis yang telah diaplikasikan tidak menimbulkan keracunan pada tanaman padi.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
3 Agustus 2023
Status Publikasi
Tidak Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Gulma, Padi, Tabela, Inpari 42, Natrium Bispiribak
Abstrak
Gulma merupakan organisme pengganggu tanaman yang dapat menyebabkan kompetisi terhadap tanaman budidaya berupa persaingan unsur hara, air, dan cahaya matahari. Pengendalian gulma pada budidaya padi sawah sistem tanam benih langsung perlu dilakukan, karena gulma dapat menyebabkan penurunan hasil padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan herbisida Natrium Bispiribak dalam mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah. Percobaan dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Agustus 2019 di Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode percobaan. Rancangan percobaan yang dilakukan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan tujuh perlakuan dan empat kali ulangan, percobaan yang diuji yaitu: herbisida Natrium Bispiribak dosis 12 g/ha; 18 g/ha; 24 g/ha; 30 g/ha; 36 g/ha; penyiangan manual, dan tanpa perlakuan (kontrol). Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan herbisida Natrium Bispiribak 12 g/ha efektif mengendalikan gulma Monochoria vaginalis, Ludwigia octovalvis, Paspalum disticum, Echinocloa cruss-galli, Cyperus iria, dan Fimbristylis litoralis. Herbisida Natrium Bispiribak dengan berbagai taraf dosis yang telah diaplikasikan tidak menimbulkan keracunan pada tanaman padi.

Cite This Paper

APA Style

Tajjudin , M. I. (2023). PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 42 YANG DIKENDALIKAN OLEH HERBISIDA NATRIUM BISPIRIBAK PADA SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG. Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository