Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

ANALISIS METODE SURFACE RELATED MULTIPLE ELIMINATION DAN TRANSFORMASI RADON PARABOLA UNTUK MENEKAN MULTIPLE PADA DATA SEISMIK DI STRUKTUR KOMPLEKS LAUT SERAM

Aisya Mutiara Ramadhani Syafarie
140710190052
Fakultas Matematika & IPA

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

ANALISIS METODE SURFACE RELATED MULTIPLE ELIMINATION DAN TRANSFORMASI ...

Aisya Mutiara Ramadhani Syafarie

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Multiple, SRME, Transformasi Radon Parabola

ANALISIS METODE SURFACE RELATED MULTIPLE ELIMINATION DAN TRANSFORMASI RADON PARABOLA UNTUK MENEKAN MULTIPLE PADA DATA SEISMIK DI STRUKTUR KOMPLEKS LAUT SERAM

Aisya Mutiara Ramadhani Syafarie
140710190052
Fakultas Matematika & IPA
Indonesia
Abstrak

Laut Seram memiliki struktur geologi yang kompleks karena terletak pada zona konvergensi antara Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik sehingga dapat ditemukan berbagai sesar. Maka, hal tersebut akan menyebabkan sulitnya dalam mencitrakan bawah permukaan diperlukan suatu penelitian menggunakan hukum fisika melalui metode seismik refleksi dengan memanfaatkan respon gelombang pantul yang melewati lapisan batuan. Berdasarkan struktur geologinya yang kompleks, ketika akuisisi seismik refleksi akan tertangkap banyak noise dan multiple pada perekaman data sehingga mengakibatkan adanya kesalahan dalam interpretasi citra bawah permukaan. Akuisisi seismik dilakukan pada Lintasan-24 dan Lintasan-41 di Laut Seram. Citra penampang seismik yang dapat diinterpretasi dengan baik perlu melalui proses penekanan multiple menggunakan metode Surface Related Multiple Elimination (SRME) dan transformasi Radon parabola. Metode SRME menggunakan konsep prediksi multiple dan mereduksi adaptif multiple prediksi dari data. Metode transformasi Radon parabola menekan multiple menggunakan perbedaan moveout antara event primer dan multiple dengan mentransformasikan data dari domain 𝑡 − 𝑥 ke domain lain. Pada Lintasan-24 mengandung multiple jangka panjang di kedalaman 3500 – 4000 ms dan multiple jangka pendek di kedalaman 5200 – 5500 ms. Lintasan-41 multiple hanya mengandung multiple jangka panjang di kedalaman 3000 – 4500 ms. Berdasarkan hasil pengolahan, dapat disimpulkan bahwa metode transformasi Radon parabola lebih efektif menekan multiple baik jangka panjang maupun pendek dibandingkan dengan metode Surface Related Multiple Elimination (SRME).

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranTidak tersedia
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
29 Agustus 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Multiple, SRME, Transformasi Radon Parabola
Abstrak
Laut Seram memiliki struktur geologi yang kompleks karena terletak pada zona konvergensi antara Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik sehingga dapat ditemukan berbagai sesar. Maka, hal tersebut akan menyebabkan sulitnya dalam mencitrakan bawah permukaan diperlukan suatu penelitian menggunakan hukum fisika melalui metode seismik refleksi dengan memanfaatkan respon gelombang pantul yang melewati lapisan batuan. Berdasarkan struktur geologinya yang kompleks, ketika akuisisi seismik refleksi akan tertangkap banyak noise dan multiple pada perekaman data sehingga mengakibatkan adanya kesalahan dalam interpretasi citra bawah permukaan. Akuisisi seismik dilakukan pada Lintasan-24 dan Lintasan-41 di Laut Seram. Citra penampang seismik yang dapat diinterpretasi dengan baik perlu melalui proses penekanan multiple menggunakan metode Surface Related Multiple Elimination (SRME) dan transformasi Radon parabola. Metode SRME menggunakan konsep prediksi multiple dan mereduksi adaptif multiple prediksi dari data. Metode transformasi Radon parabola menekan multiple menggunakan perbedaan moveout antara event primer dan multiple dengan mentransformasikan data dari domain 𝑡 − 𝑥 ke domain lain. Pada Lintasan-24 mengandung multiple jangka panjang di kedalaman 3500 – 4000 ms dan multiple jangka pendek di kedalaman 5200 – 5500 ms. Lintasan-41 multiple hanya mengandung multiple jangka panjang di kedalaman 3000 – 4500 ms. Berdasarkan hasil pengolahan, dapat disimpulkan bahwa metode transformasi Radon parabola lebih efektif menekan multiple baik jangka panjang maupun pendek dibandingkan dengan metode Surface Related Multiple Elimination (SRME).

Cite This Paper

APA Style

Syafarie , A. M. R. (2023). ANALISIS METODE SURFACE RELATED MULTIPLE ELIMINATION DAN TRANSFORMASI RADON PARABOLA UNTUK MENEKAN MULTIPLE PADA DATA SEISMIK DI STRUKTUR KOMPLEKS LAUT SERAM. Fakultas Matematika & IPA Universitas Padjadjaran

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository