Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

Pengaruh Pemberian Salep Minyak Ikan Gabus (Channa striata) pada Model Luka Terbuka di Tikus Putih (Rattus norvegicus)

130210190045
Fakultas Kedokteran

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Pengaruh Pemberian Salep Minyak Ikan Gabus (Channa striata) pada Model...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Channa striata, Minyak ikan, In vivo, Salep, Luka

Pengaruh Pemberian Salep Minyak Ikan Gabus (Channa striata) pada Model Luka Terbuka di Tikus Putih (Rattus norvegicus)

130210190045
Fakultas Kedokteran
Indonesia
Abstrak

Problematika pengelolaan luka terbuka di hewan, masih belum maksimal. Hal tersebut masih banyak terjadi di lapangan dengan bukti riset yang masih terbatas untuk uji preklinisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian salep minyak ikan gabus (Channa striata) terhadap proses penyembuhan pada model luka terbuka di tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian eksperimental laboratorik dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hewan coba dibagi menjadi 5 kelompok secara acak yang masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus putih. Kelompok kesatu (kelompok kontrol negatif) yaitu tikus putih yang dilukai namun tidak diterapi, kelompok kedua (kelompok kontrol positif) yaitu tikus putih yang dilukai namun diterapi menggunakan gentamicin, kelompok ketiga, keempat dan kelima (kelompok perlakuan) yaitu tikus putih yang dilukai namun diterapi masing-masing secara berurutan menggunakan salep minyak ikan gabus 10%, 20%, dan 30%. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh pemberian salep minyak ikan gabus (Channa striata) pada model luka terbuka di tikus putih (Rattus norvegicus) selama 2 minggu (14 hari) masa terapi dengan rata-rata penutupan luka pada kelompok perlakuan satu (P1) yaitu SMIG 10% sebesar 77,8%, perlakuan dua (P2) yaitu SMIG 20% sebesar 85,7%, dan perlakuan tiga (P3) yaitu SMIG 30% sebesar 89,4%. Hasil terbaik penyembuhan luka ditunjukkan pada kelompok perlakuan tiga yaitu pemberian salep minyak ikan gabus 30%. Secara bersama-sama, kami mengamati dosis maksimum dapat membantu penyembuhan luka lebih baik dan lebih cepat.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
11 Agustus 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Channa striata, Minyak ikan, In vivo, Salep, Luka
Abstrak
Problematika pengelolaan luka terbuka di hewan, masih belum maksimal. Hal tersebut masih banyak terjadi di lapangan dengan bukti riset yang masih terbatas untuk uji preklinisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian salep minyak ikan gabus (Channa striata) terhadap proses penyembuhan pada model luka terbuka di tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian eksperimental laboratorik dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hewan coba dibagi menjadi 5 kelompok secara acak yang masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus putih. Kelompok kesatu (kelompok kontrol negatif) yaitu tikus putih yang dilukai namun tidak diterapi, kelompok kedua (kelompok kontrol positif) yaitu tikus putih yang dilukai namun diterapi menggunakan gentamicin, kelompok ketiga, keempat dan kelima (kelompok perlakuan) yaitu tikus putih yang dilukai namun diterapi masing-masing secara berurutan menggunakan salep minyak ikan gabus 10%, 20%, dan 30%. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh pemberian salep minyak ikan gabus (Channa striata) pada model luka terbuka di tikus putih (Rattus norvegicus) selama 2 minggu (14 hari) masa terapi dengan rata-rata penutupan luka pada kelompok perlakuan satu (P1) yaitu SMIG 10% sebesar 77,8%, perlakuan dua (P2) yaitu SMIG 20% sebesar 85,7%, dan perlakuan tiga (P3) yaitu SMIG 30% sebesar 89,4%. Hasil terbaik penyembuhan luka ditunjukkan pada kelompok perlakuan tiga yaitu pemberian salep minyak ikan gabus 30%. Secara bersama-sama, kami mengamati dosis maksimum dapat membantu penyembuhan luka lebih baik dan lebih cepat.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository