Pengajuan Administrasi dan Bebas Pustaka dapat dilakukan dengan mengklik tautan berikut : Pengajuan Administrasi

Pilih Bahasa:  

ID | EN | SU

Repository Universitas Padjadjaran

HUBUNGAN EKSPRESI GEN HSP70 DAN PGP9.5 SECARA REAL-TIME PCR TERHADAP DERAJAT NYERI PADA ENDOMETRIOMA

130122200504
Fakultas Kedokteran

Belum Login

Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

HUBUNGAN EKSPRESI GEN HSP70 DAN PGP9.5 SECARA REAL-TIME PCR TERHADAP D...

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Kata Kunci

Gen HSP70, gen PGP9.5, endometrioma, nyeri

HUBUNGAN EKSPRESI GEN HSP70 DAN PGP9.5 SECARA REAL-TIME PCR TERHADAP DERAJAT NYERI PADA ENDOMETRIOMA

130122200504
Fakultas Kedokteran
Indonesia
Abstrak

Endometriosis merupakan kelainan ginekologi tersering yang menimbulkan gejala nyeri pada penderitanya. Endometrioma merupakan fenotipe endometriosis yang mengandung molekul heme dan Fe sebagai sumber stress oksidatif yang dapat menyebabkan peningkatan kerusakan jaringan. Reaksi inflamasi dan neuroinflamasi yang terkait pada aktivasi sistem imun dan sistem saraf yang berbasis genetik menjadi perhatian khusus pada saat ini. Molekul Heat Shock Protein (HSP) 70 disekresikan pada kondisi stress, seperti trauma, infeksi, iskemia, termasuk adanya stress oksidatif. Ekspresi gen HSP secara biomolekuler berperan dalam proses folding dan translocation. Peningkatan ekspresi gen HSP70 memodulasi sitokin proinflamasi melalui reseptor Toll Like Receptor (TLR) 4 yang menyebabkan inflamasi pelvis dan pertumbuhan jaringan endometriosis melalui induksi dari sitokin dan faktor-faktor pertumbuhan. Protein Gene Product (PGP) 9.5 merupakan penanda densitas serabut saraf yang spesifik yang telah dibuktikan densitasnya meningkat pada endometriosis. ekspresi mRNA PGP9.5 berperan pada proses terjadinya neoangiogenesis pada implan endometriosis pada fase awal perkembangan dan differensiasi sel saraf. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan ekspresi gen HSP70 dan PGP9.5 terhadap derajat nyeri, dan mencari korelasi antara HSP70 dan PGP9.5 terkait dengan nyeri itu sendiri. Penelitian ini merupakan studi dengan metode potong-lintang. Subjek penelitian adalah wanita yang menjalani prosedur kistektomi baik secara laparaskopi maupun laparatomi di RS dr. Hasan Sadikin Bandung, RSUD Cibabat dan RSU Bandung Kiwari. Pengolahan data melalui uji Mann-Whitney, uji T, uji korelasi Spearman, dan uji regresi linier ganda. Jumlah subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 42 subjek, yakni 36 pasien endometrioma dan 6 kasus kista non endometrioma. Bahan penelitian ini adalah dinding kista endometrioma dan non endometrioma yang kemudian dilakukan pemeriksaan Real-Time PCR untuk menilai ekspresi gen. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan ekspresi gen HSP 70 pada endometrioma dibanding non endometrioma (p=0,048). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ekspresi gen PGP9.5 pada endometrioma dan non endometrioma. Terdapat hubungan yang signifikan antara ekspresi gen HSP70 (p=0,009) dan PGP9.5 (p<0,001) dengan derajat nyeri pada endometrioma. selanjutnya terdapat korelasi positif antara HSP70 dengan PGP9.5 (p<0,001). Bedasarkan penelitian ini, juga didapatkan variabel yang berpengaruh langsung terhadap derajat nyeri yakni indeks massa tubuh (IMT) dan PGP9.5, sehingga didapatkan suatu formula prediktor perhitungan skala nyeri haid. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan HSP 70 dan PGP9.5 sebagai aktivasi sistem imun oleh stress oksidatif dalam sensitisari nyeri pada endometrioma.

Akses Berkas

Abstrak
Download
Daftar Isi
Download
Bab 2Login diperlukan
Bab 3Login diperlukan
Bab 4Login diperlukan
Bab 5Login diperlukan
Bab 6Tidak tersedia
LampiranLogin diperlukan
Daftar Pustaka
Download
Full TextTidak tersedia

Metadata

Bahasa
Indonesia
Tanggal Upload
31 Agustus 2023
Status Publikasi
Dipublikasi
ID Pustaka
Kata Kunci
Gen HSP70, gen PGP9.5, endometrioma, nyeri
Abstrak
Endometriosis merupakan kelainan ginekologi tersering yang menimbulkan gejala nyeri pada penderitanya. Endometrioma merupakan fenotipe endometriosis yang mengandung molekul heme dan Fe sebagai sumber stress oksidatif yang dapat menyebabkan peningkatan kerusakan jaringan. Reaksi inflamasi dan neuroinflamasi yang terkait pada aktivasi sistem imun dan sistem saraf yang berbasis genetik menjadi perhatian khusus pada saat ini. Molekul Heat Shock Protein (HSP) 70 disekresikan pada kondisi stress, seperti trauma, infeksi, iskemia, termasuk adanya stress oksidatif. Ekspresi gen HSP secara biomolekuler berperan dalam proses folding dan translocation. Peningkatan ekspresi gen HSP70 memodulasi sitokin proinflamasi melalui reseptor Toll Like Receptor (TLR) 4 yang menyebabkan inflamasi pelvis dan pertumbuhan jaringan endometriosis melalui induksi dari sitokin dan faktor-faktor pertumbuhan. Protein Gene Product (PGP) 9.5 merupakan penanda densitas serabut saraf yang spesifik yang telah dibuktikan densitasnya meningkat pada endometriosis. ekspresi mRNA PGP9.5 berperan pada proses terjadinya neoangiogenesis pada implan endometriosis pada fase awal perkembangan dan differensiasi sel saraf. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan ekspresi gen HSP70 dan PGP9.5 terhadap derajat nyeri, dan mencari korelasi antara HSP70 dan PGP9.5 terkait dengan nyeri itu sendiri. Penelitian ini merupakan studi dengan metode potong-lintang. Subjek penelitian adalah wanita yang menjalani prosedur kistektomi baik secara laparaskopi maupun laparatomi di RS dr. Hasan Sadikin Bandung, RSUD Cibabat dan RSU Bandung Kiwari. Pengolahan data melalui uji Mann-Whitney, uji T, uji korelasi Spearman, dan uji regresi linier ganda. Jumlah subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 42 subjek, yakni 36 pasien endometrioma dan 6 kasus kista non endometrioma. Bahan penelitian ini adalah dinding kista endometrioma dan non endometrioma yang kemudian dilakukan pemeriksaan Real-Time PCR untuk menilai ekspresi gen. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan ekspresi gen HSP 70 pada endometrioma dibanding non endometrioma (p=0,048). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ekspresi gen PGP9.5 pada endometrioma dan non endometrioma. Terdapat hubungan yang signifikan antara ekspresi gen HSP70 (p=0,009) dan PGP9.5 (p<0,001) dengan derajat nyeri pada endometrioma. selanjutnya terdapat korelasi positif antara HSP70 dengan PGP9.5 (p<0,001). Bedasarkan penelitian ini, juga didapatkan variabel yang berpengaruh langsung terhadap derajat nyeri yakni indeks massa tubuh (IMT) dan PGP9.5, sehingga didapatkan suatu formula prediktor perhitungan skala nyeri haid. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan HSP 70 dan PGP9.5 sebagai aktivasi sistem imun oleh stress oksidatif dalam sensitisari nyeri pada endometrioma.

Cite This Paper

APA Style

Tidak dapat membuat sitasi

Perlu Bantuan?

Hubungi kami melalui Email, Whatsapp atau Media Sosial.

Kembali ke Repository