Repository Universitas Padjadjaran
Pelindungan Merek Dalam Ruang Virtual Metaverse Terhadap Dilusi Merek Berdasarkan Syarat dan Ketentuan Pengguna Akun Metaverse
Belum Login
Login dengan Email Unpad untuk mengakses berkas lengkap

Pelindungan Merek Dalam Ruang Virtual Metaverse Terhadap Dilusi Merek ...
Azrinda Rachmadanty Zahra
Perpustakaan Universitas Padjadjaran
Kata Kunci
Dilusi Merek, Metaverse, Syarat dan Ketentuan
Pelindungan Merek Dalam Ruang Virtual Metaverse Terhadap Dilusi Merek Berdasarkan Syarat dan Ketentuan Pengguna Akun Metaverse
Abstrak
Perkembangan teknologi saat ini, menjadikan manusia hidup berdampingan dengan teknologi. Aktivitas manusia banyak dapat dilakukan melalui jaringan internet. Salah satunya adalah dengan hadirnya metaverse di mana merupakan teknologi yang memuat interaksi virtual, objek digital, dan manusia yang terdesentralisasi dari berbagai platform. Metaverse digunakan oleh banyak masyarakat sebagai media untuk transaksi jual-beli. Pengguna metaverse pada umumnya menjual produk miliknya dalam bentuk NFT. Berbagai merek terkenal mulai mempromosikan produknya melalui metaverse. Munculnya merek terkenal dalam metaverse menjadi peluang bagi pihak tidak bertanggungjawab untuk melakukan pelanggaran hak merek. Sebagaimana hal ini telah terjadi pada kasus Ryder Ripps v. Yuga Labs. Pencemaran, peniruan, pengaburan, dan lain sebagainya terhadap merek terkenal dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Salah satunya adalah dengan doktrin Dilusi Merek. Dilusi merek merupakan penggunaan tidak sah oleh pihak lain yang dapat melemahkan kualitas atau ciri khas suatu merek. Hal ini menjadikan timbul pertanyaan bagaimana pelindungan merek dalam ruang virtual metaverse serta tindakan hukum apa yang dapat dilakukan ketika terjadi adanya pelanggaran hak atas merek. Belum banyak negara yang mengatur pelindungan pada merek digital terkhusus terhadap dilusi merek, begitu pula dengan Indonesia. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis nornatif dengan sumber hukum berupa peraturan perundang-undangan, perjanjian internasional, teori, dan kaidah hukum. Fokus pada penelitan ini adalah bagaimana metaverse dengan platform di dalamnya dapat melindungi merek dengan perjanjian syarat dan ketentuan pengguna akun dalam platform tersebut. Hasil penelitian ini adalah merek dapat dilindungi atas pelanggaran hak atas merek begitu pula dengan dilusi merek dengan mengacu kepada syarat dan ketentuan pengguna akun yang tercantum dalam platform. Selain itu, tindakan hukum yang dapat dilakukan adalah dengan mengajukan gugatan sebagaimana telah ditentukan oleh platform dan penghapus konten terkait.
Akses Berkas
Metadata
Cite This Paper
APA Style
Zahra , A. R. (2023). Pelindungan Merek Dalam Ruang Virtual Metaverse Terhadap Dilusi Merek Berdasarkan Syarat dan Ketentuan Pengguna Akun Metaverse. Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
