Skripsi
Kepemimpinan Asisten Deputi Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara
Skripsi ini berjudul “Kepemimpinan Asisten Deputi Hubungan Organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara”. Latar belakang penelitian ini adalah penulis melihat Asisten Deputi Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat dikatakan memiliki peran strategis dalam menjembatani hubungan Kementerian Sekretariat Negara dan/atau Presiden dengan Organisasi Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Peran strategis dari Asisten Deputi Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat juga dapat terlihat dari Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan Dan Kemasyarakatan yang menunjukkan perbandingan output yang cukup signifikan antara Asisten Deputi Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat dengan Asisten Deputi lainnya di lingkungan Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan Dan Kemasyarakatan. Identifikasi masalah yang penulis jawab kemudian adalah “Bagaimana Kepemimpinan Asisten Deputi Hubungan Organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara?”. Penelitian ini menggunakan teori kepemimpinan transaksional dari Bass. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi dan wawancara. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling kepada 10 informan dengan menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Teknik keabsahan data yang digunakan oleh peneliti adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Asisten Deputi berhasil menjalankan kepemimpinan transaksional. Terlihat bahwa Asisten Deputi menjalankan aspek kepemimpinan transaksional menurut Bass yaitu Contingent reward, Active management by exception, dan Passive management by exception. Selain itu penulis juga menemukan bahwa pegawai dalam Asisten Deputi Hubungan Organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara juga mempunyai self management yang baik. Sehingga terjadi kesinergisan antara gaya kepemimpinan yang diberikan Asisten Deputi dengan pegawai. Kata Kunci : Kepemimpinan, Kepemimpinan Transaksional, LAKIP
No copy data
No other version available