Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Legundi (Vitex trifolia L.) Pada Tikus Galur Wistar

Main Authors: Dita Herdiani, Sujatmoko
Format: Book
Published: Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran , 2018
Subjects:
Online Access: http://lib.unpad.ac.id//index.php?p=show_detail&id=185781
Table of Contents:
  • Legundi (Vitex trifolia L.) merupakan tanaman yang memiliki aktivitas farmakologi terutama sebagai antikanker dan antiinflamasi. Untuk mendukung pengembangan legundi menjadi obat herbal pengujian terhadap toksisitas akut dari ekstrak etanol legundi perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis toksik ekstrak etanol legundi pada tikus yang dinyatakan dalam LD50 dengan menggunakan metode analisis probit. Hewan percobaan dibagi dalam kelompok kontrol dan 5 variasi dosis (0,5; 1; 2; 4; 8 g/Kg Berat Badan tikus) yang diberikan secara oral. Pengamatan mortalitas dilakukan setiap hari selama 14 hari dan pengamatan skrining farmakologi dilakukan 1/2 jam sampai 24 jam setelah pemberian sediaan. Parameter skrining yang diamati adalah aktivitas motorik, konvulsi, tremor, salivasi, straub, katalepsi, lakrimasi, piloereksi dan menggelantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legundi termasuk ke dalam skala toksisitas cukup toksik karena LD50 untuk tikus jantan dan betina adalah sebesar 2,736 g/KgBB. Pengujian statistik menunjukkan sediaan uji secara signifikan mempengaruhi efek motorik pada tikus jantan dan betina; efek gelantung pada tikus jantan dan betina; efek restablismen pada tikus jantan dan betina; efek fleksi pada tikus jantan dan betina; efek hafner pada tikus betina; efek pineal pada tikus jantan, dan efek diare pada betina.Kata kunci: Ekstrak etanol legundi, Pengujian toksisitas akut