PERBEDAAN EFEK PEMBERIAN TOPIKAL GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DENGAN SOLUSIO POVIDONE IODINE TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KULIT MENCIT (Mus musculus)

Main Authors: Atik, Nur, Iwan A. R., Januarsih
Format: Article info application/pdf eJournal
Language: eng
Published: Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran , 2009
Online Access: http://journal.fk.unpad.ac.id/index.php/mkb/article/view/188
http://journal.fk.unpad.ac.id/index.php/mkb/article/view/188/pdf_72
Table of Contents:
  • Penyembuhan luka yang normal merupakan suatu proses kompleks dan dinamis. Proses penyembuhan dapat dibantu baik dengan pengobatan secara kimiawi maupun alami. Pengobatan kimiawi biasanya menggunakan povidone iodine sedangkan salah satu cara alami dengan pemberian topikal gel lidah buaya (Aloe vera L.) yang diduga dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penyembuhan luka sayat yang diberikan topikal gel lidah buaya dengan povidone iodine pada kulit mencit. Penelitian ini menggunakan 18 mencit (Mus musculus) yang terbagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok luka sayat (kontrol), kelompok luka sayat – lidah buaya, dan kelompok luka sayat povidone iodine. Setiap kelompok dibuat full-thickness skin wound di punggung mencit. Luka pada grup kontrol tidak diberikan perlakuan, sementara gel lidah buaya diberikan secara topikal sebanyak 2 kali/hari pada grup kedua, dan solusio povidone iodine diberikan sebanyak 2 kali/hari pada grup ketiga. Pada hari kelima semua mencit dikorbankan untuk dievaluasi perubahan histologik dan ekspresi vascular endothelial growth factor A (VEGF-A). Data diperoleh melalui pengamatan mikroskopik terhadap jaringan kulit yang terluka, dengan parameter tebal epitel, jumlah rata-rata sel fibroblas, pembuluh darah dan ekspresi VEGF A, kemudian dianalisis statistik menggunakan independent samples T test, Analisis of variant (ANOVA) dan Chi square. Dari hasil penelitian didapatkan tebal epitel, jumlah rata-rata fibroblas, pembuluh darah, dan ekspresi VEGF A pada kelompok luka sayat -lidah buaya lebih tebal dan lebih banyak jika dibandingkan dengan kelompok povidone iodine. Melalui uji statistik dapat diketahui adanya perbedaan yang bermakna (p < 0,05) tebal epitel, jumlah rata-rata sel fibroblas; pembuluh darah dan ekspresi VEGF A pada kedua kelompok dengan taraf kepercayaan 95%. Hal ini menandakan bahwa pemberian topikal gel lidah buaya pada luka sayat kulit mencit sebanyak dua kali sehari lebih baik daripada pemberian solusio povidone iodine dilihat dari parameter tebal epitel, jumlah rata-rata fibroblas, pembuluh darah, dan ekspresi VEGF A.Kata kunci: Lidah buaya (Aloe vera L.), solusio povidone iodine, penyembuhan luka sayat, pemberian topikalTHE DIFFERENCES BETWEEN TOPICAL APLICATION OF THE ALOE VERA GEL WITH THE POVIDONE IODINE SOLUTIO FOR SKIN WOUND HEALING IN MICE (Mus Musculus)Normal wound healing is a complex and dynamic process. Wound healing process can accelerate, with chemical treatment or natural. The chemical treatment often used in healing process is povidone iodine. For natural treatment, topical application of Aloe vera gel may accelerate the full-thickness wound healing process. The purpose of this research was to evaluate the differences between topical application of povidone iodine and Aloe vera gel for skin wound healing in mice. This study used 18 mice that were divided into three groups. First group was the wounded (control) group, the second group was wounded – Aloe vera group, the third group was wounded - povidone iodine group. Full-thickness skin wound were created on the dorsal area of mice in each group. The control group were not given anything, while the second group were given Aloe vera gel twice a day, and the third group were given povidone iodine solution twice a day. At the fifth day, all mice were sacrificed for histologic evaluation and VEGF A expression. Data was obtained by microscopic observation of the wounded skin, based on quantitative parameter: epithelial thickness, total fibroblast, total blood vessels, and VEGF A expression. Then the data was statistically analyzed by using independent samples T test, ANOVA, and Chi square. The result demonstrated that the sum of epithelial thickness, fibroblast, blood vessels, and VEGF A expression in the Aloe vera group is higher than in povidone iodine group. Statistic evaluation showed that there were significant differences between the two groups (p < 0.05), with 95% confidence interval. Based on this result, it can be concluded that the topical administration of Aloe vera gel twice a day is better than povidone iodine with parameter epithelial thickness, total fibroblass, total blood vessels and VEGF A expression.Key words: Aloe vera, povidone iodine solution, lacerating wound healing, topical application DOI: http://dx.doi.org/10.15395/mkb.v41n2.188