Fortifikasi Tepung Tulang sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Donat

Main Authors: Wardani, Dini Puspita, Liviawaty, Evi, -, Junianto
Format: Article info application/pdf Journal
Language: ind
Published: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran , 2012
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2541
http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2541/2300
ctrlnum article-2541
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Fortifikasi Tepung Tulang sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Donat</title><creator>Wardani, Dini Puspita</creator><creator>Liviawaty, Evi</creator><creator>-, Junianto</creator><description lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung tulang tuna sebagai sumber kalsium terhadap tingkat kesukaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan 6 perlakuan, yaitu&#xA0;&#xA0; A tanpa fortifikasi tulang tuna, B) fortifikasi tulang tuna sebesar 2,5 %, C) fortifikasi tulang tuna sebesar 5 %, D) fortifikasi tulang tuna sebesar 7.5 %,&#xA0;&#xA0;&#xA0; E) fortifikasi tulang tuna sebesar 10 %, F) fortifikasi tulang tuna sebesar 12.5 %. Parameter yang diamati terdiri dari uji kimia (kadar kalsium), uji fisik (rendemen tepung tulang tuna dan tingkat pengembangan donat), dan uji hedonik (kenampakan, aroma, tekstur, rasa). Hasil penelitian menunjukan bahwa fortifikasi tepung tulang tuna sebesar 2,5 % dan 5 % lebih disukai dari semua perlakuan, namun untuk mendapatkan kandungan kalsium yang lebih tinggi, maka perlakuan yang lebih baik adalah perlakuan 5 % dengan kadar kalsium 475 mg/50 g dan nilai rata-rata terhadap kenampakan, aroma, tekstur dan rasa adalah masing-masing sebesar 7.5, 7.1, 7.2 dan 6.9. Uji hedonik pada perlakuan fortifikasi tepung tulang tuna sebesar 0 %, 2.5 %, 5 %, 7.5 % masih dapat diterima atau disukai oleh panelis, namun pada perlakuan fortifikasi tepung tulang tuna sebesar 10 % dan 12.5 % netral/biasa sampai tidak dapat diterima atau tidak disukai oleh panelis.</description><publisher lang="id-ID">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2012-12-01</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2541</identifier><source lang="en-US">Jurnal Perikanan Kelautan; Vol 3, No 4 (2012)</source><source lang="id-ID">Jurnal Perikanan Kelautan; Vol 3, No 4 (2012)</source><source>2088-3137</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2541/2300</relation><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2016 Jurnal Perikanan Kelautan</rights><recordID>article-2541</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author Wardani, Dini Puspita
Liviawaty, Evi
-, Junianto
title Fortifikasi Tepung Tulang sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Donat
publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran
publishDate 2012
url http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2541
http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2541/2300
contents Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung tulang tuna sebagai sumber kalsium terhadap tingkat kesukaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan 6 perlakuan, yaitu A tanpa fortifikasi tulang tuna, B) fortifikasi tulang tuna sebesar 2,5 %, C) fortifikasi tulang tuna sebesar 5 %, D) fortifikasi tulang tuna sebesar 7.5 %, E) fortifikasi tulang tuna sebesar 10 %, F) fortifikasi tulang tuna sebesar 12.5 %. Parameter yang diamati terdiri dari uji kimia (kadar kalsium), uji fisik (rendemen tepung tulang tuna dan tingkat pengembangan donat), dan uji hedonik (kenampakan, aroma, tekstur, rasa). Hasil penelitian menunjukan bahwa fortifikasi tepung tulang tuna sebesar 2,5 % dan 5 % lebih disukai dari semua perlakuan, namun untuk mendapatkan kandungan kalsium yang lebih tinggi, maka perlakuan yang lebih baik adalah perlakuan 5 % dengan kadar kalsium 475 mg/50 g dan nilai rata-rata terhadap kenampakan, aroma, tekstur dan rasa adalah masing-masing sebesar 7.5, 7.1, 7.2 dan 6.9. Uji hedonik pada perlakuan fortifikasi tepung tulang tuna sebesar 0 %, 2.5 %, 5 %, 7.5 % masih dapat diterima atau disukai oleh panelis, namun pada perlakuan fortifikasi tepung tulang tuna sebesar 10 % dan 12.5 % netral/biasa sampai tidak dapat diterima atau tidak disukai oleh panelis.
software_str ojs
id IOS71.article-2541
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
library_id 16
collection Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan
repository_id 71
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS71
first_indexed 2017-03-07T07:45:12Z
last_indexed 2017-03-07T07:45:12Z
recordtype dc
_version_ 1561211979403624448
score 12.0878725