Fortifikasi Tepung Tulang Nila Merah sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Roti Tawar

Main Authors: Justicia, Ainy, Liviawaty, Evi, Hamdani, Herman
Format: Article info application/pdf Journal
Language: ind
Published: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran , 2012
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2539
http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2539/2298
ctrlnum article-2539
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Fortifikasi Tepung Tulang Nila Merah sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Roti Tawar</title><creator>Justicia, Ainy</creator><creator>Liviawaty, Evi</creator><creator>Hamdani, Herman</creator><description lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung tulang nila merah sebagai sumber kalsium pada roti tawar yang paling disukai panelis. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Industri Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan&#xA0; Laboratorium Uji, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, pada bulan Mei hingga Juni 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan lima perlakuan penambahan tepung tulang nila merah yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% berdasarkan jumlah tepung terigu. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan terhadap karakteristik organoleptik meliputi kenampakan, aroma, rasa dan tekstur. Karakteristik organoleptik diuji dengan uji Friedman kemudian dilanjutkan dengan uji Bayes untuk mengetahui roti tawar dengan perlakuan terbaik. Uji fisik yaitu pengembangan volume roti, Analisis data volume pengembangan roti menggunakan uji Kruskal-Wallis serta uji kalsium dilakukan pada roti tawar tanpa penambahan tepung tulang sebagai kontrol dan roti tawar yang paling disukai oleh panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang nila merah hingga 20% pada roti tawar masih disukai dengan kisaran nilai 5,50 hingga 7,00 yang berarti biasa hingga suka. Perlakuan 5% mempunyai nilai alternatif lebih tinggi berdasarkan metode Bayes dibanding dengan perlakuan lainnya yaitu 7,00 yang berarti suka, pengembangan volume roti tawar 523,3% dan kandungan kalsium sebesar 0,476%.</description><publisher lang="id-ID">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2012-12-01</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2539</identifier><source lang="en-US">Jurnal Perikanan Kelautan; Vol 3, No 4 (2012)</source><source lang="id-ID">Jurnal Perikanan Kelautan; Vol 3, No 4 (2012)</source><source>2088-3137</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2539/2298</relation><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2016 Jurnal Perikanan Kelautan</rights><recordID>article-2539</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author Justicia, Ainy
Liviawaty, Evi
Hamdani, Herman
title Fortifikasi Tepung Tulang Nila Merah sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Roti Tawar
publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran
publishDate 2012
url http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2539
http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/2539/2298
contents Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung tulang nila merah sebagai sumber kalsium pada roti tawar yang paling disukai panelis. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Industri Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Laboratorium Uji, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, pada bulan Mei hingga Juni 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan lima perlakuan penambahan tepung tulang nila merah yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% berdasarkan jumlah tepung terigu. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan terhadap karakteristik organoleptik meliputi kenampakan, aroma, rasa dan tekstur. Karakteristik organoleptik diuji dengan uji Friedman kemudian dilanjutkan dengan uji Bayes untuk mengetahui roti tawar dengan perlakuan terbaik. Uji fisik yaitu pengembangan volume roti, Analisis data volume pengembangan roti menggunakan uji Kruskal-Wallis serta uji kalsium dilakukan pada roti tawar tanpa penambahan tepung tulang sebagai kontrol dan roti tawar yang paling disukai oleh panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang nila merah hingga 20% pada roti tawar masih disukai dengan kisaran nilai 5,50 hingga 7,00 yang berarti biasa hingga suka. Perlakuan 5% mempunyai nilai alternatif lebih tinggi berdasarkan metode Bayes dibanding dengan perlakuan lainnya yaitu 7,00 yang berarti suka, pengembangan volume roti tawar 523,3% dan kandungan kalsium sebesar 0,476%.
software_str ojs
id IOS71.article-2539
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
library_id 16
collection Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan
repository_id 71
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS71
first_indexed 2017-03-07T07:45:08Z
last_indexed 2017-03-07T07:45:08Z
recordtype dc
_version_ 1561211979266260992
score 12.0878725