Pemanfaatan Teknologi Aerasi Berbasis Energi Surya Untuk Memperbaiki Kualitas Air dan Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Nila Di KJA Waduk Cirata

Main Authors: Hasan, Zahidah, -, Masjamir, -, Iskandar
Format: Article info application/pdf Journal
Language: ind
Published: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , 2015
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/5966
http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/5966/3130
ctrlnum article-5966
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Pemanfaatan Teknologi Aerasi Berbasis Energi Surya Untuk Memperbaiki Kualitas Air dan Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Nila Di KJA Waduk Cirata</title><creator>Hasan, Zahidah</creator><creator>-, Masjamir</creator><creator>-, Iskandar</creator><subject lang="id-ID"/><description lang="id-ID">Penelitian ini ditujukan untuk memecahkan salah satu masalah yang dihadapi oleh pembudidaya ikan dalam Karamba Jaring Apung (KJA), yaitu rendahnya konsentrasi oksigen terlarut, yang secara langsung akan berpengaruh terhadap kehidupan ikan yang dibudidayakan termasuk ikan nila yang saat ini semakin banyak dibudidayakan di Waduk Cirata.&#xA0; Rendahnya oksigen terlarut akan menyebabkan rendahnya laju pertumbuhan yang tentunya akan menurunkan produktivitas KJA. Dalam penelitian ini diujicobakan pemberian aerasi dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi.&#xA0; Aplikasi teknologi aerasi dilakukan mengingat beberapa hasil penelitian menunjukkan konsentrasi oksigen pada petak-petak KJA terutama pada malam hari relatif rendah (di bawah konsentrasi optimal).&#xA0; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa solar cell dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk menggerakan aerator sebagai pemasok oksigen pada lokasi-lokasi KJA dalam meningkatkan konsentrasi oksigen terlarut dan pertumbuhan ikan nila yang dibudidayakan. Teknologi aerasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari bisnis budidaya ikan dalam KJA dan mendukung ketahanan pangan berbasis protein ikan di Jawa Barat.&#xA0; Konsentrasi oksigen terlarut pada KJA yang diaerasi berkisar antara 5,3-7,3 mg/L sedangkan di KJA yang tidak diaerasi berkisar antara 5,2-6,1 mg/L.&#xA0; Pertumbuhan ikan nila pada KJA yang diberi aerasi tumbuh 495 %, sedangkan yang tidak diberi aerasi sebesar 130 %.&#xA0; &#xA0;Kata kunci: KJA, aerasi, tenaga surya, ikan nila, Waduk Cirata&#xA0;&#xA0;</description><publisher lang="id-ID">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2015-03-01</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/5966</identifier><source lang="en-US">Jurnal Akuatika; Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuatika Vol. VI. No. 1/Maret 2015</source><source lang="id-ID">Jurnal Akuatika; Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuatika Vol. VI. No. 1/Maret 2015</source><source>0853-2523</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/5966/3130</relation><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2016 Jurnal Akuatika</rights><recordID>article-5966</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author Hasan, Zahidah
-, Masjamir
-, Iskandar
title Pemanfaatan Teknologi Aerasi Berbasis Energi Surya Untuk Memperbaiki Kualitas Air dan Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Nila Di KJA Waduk Cirata
publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
publishDate 2015
url http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/5966
http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/5966/3130
contents Penelitian ini ditujukan untuk memecahkan salah satu masalah yang dihadapi oleh pembudidaya ikan dalam Karamba Jaring Apung (KJA), yaitu rendahnya konsentrasi oksigen terlarut, yang secara langsung akan berpengaruh terhadap kehidupan ikan yang dibudidayakan termasuk ikan nila yang saat ini semakin banyak dibudidayakan di Waduk Cirata. Rendahnya oksigen terlarut akan menyebabkan rendahnya laju pertumbuhan yang tentunya akan menurunkan produktivitas KJA. Dalam penelitian ini diujicobakan pemberian aerasi dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi. Aplikasi teknologi aerasi dilakukan mengingat beberapa hasil penelitian menunjukkan konsentrasi oksigen pada petak-petak KJA terutama pada malam hari relatif rendah (di bawah konsentrasi optimal). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa solar cell dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk menggerakan aerator sebagai pemasok oksigen pada lokasi-lokasi KJA dalam meningkatkan konsentrasi oksigen terlarut dan pertumbuhan ikan nila yang dibudidayakan. Teknologi aerasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari bisnis budidaya ikan dalam KJA dan mendukung ketahanan pangan berbasis protein ikan di Jawa Barat. Konsentrasi oksigen terlarut pada KJA yang diaerasi berkisar antara 5,3-7,3 mg/L sedangkan di KJA yang tidak diaerasi berkisar antara 5,2-6,1 mg/L. Pertumbuhan ikan nila pada KJA yang diberi aerasi tumbuh 495 %, sedangkan yang tidak diberi aerasi sebesar 130 %. Kata kunci: KJA, aerasi, tenaga surya, ikan nila, Waduk Cirata
software_str ojs
id IOS56.article-5966
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
library_id 16
collection Jurnal Akuatika
repository_id 56
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS56
first_indexed 2017-02-01T13:03:09Z
last_indexed 2017-02-01T13:03:09Z
recordtype dc
_version_ 1561211803357151232
score 12.0878725