Studi Kebiasaan Makan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.) yang dipelihara pada Karamba Jaring Apung di Waduk Ir. H. Djuanda, Jawa Barat

Main Authors: Ekawati, Dian, Astuty, Sri, Dhahiyat, Yayat
Format: Article info application/pdf Journal
Language: ind
Published: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , 2011
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/509
http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/509/595
ctrlnum article-509
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Studi Kebiasaan Makan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.) yang dipelihara pada Karamba Jaring Apung di Waduk Ir. H. Djuanda, Jawa Barat.</title><creator>Ekawati, Dian</creator><creator>Astuty, Sri</creator><creator>Dhahiyat, Yayat</creator><subject lang="id-ID"/><description lang="id-ID">Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni 2010 sampai dengan bulan Agustus 2010, yang bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan ikan nilem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pada tiga stasiun pengamatan dimana ikan nilem dipelihara dalam Karamba Jaring Apung (KJA) yaitu KJA-1 (Ikan nilem yang dipelihara tidak diberi pakan buatan), KJA-2 (Ikan nilem yang dipelihara diberi pakan buatan sebanyak 2%) dan &#xA0;KJA-3 (Ikan nilem yang dipelihara diberi pakan buatan sebanyak 4%). Sampling perifiton dan kualitas air dilakukan setiap minggu atau lima kali selama penelitian. Sampling ikan dilakukan satu kali pada akhir penelitian, untuk mengetahui jenis pakan yang dimakan oleh ikan nilem atau kebiasaan makan ikan nilem, serta pertumbuhan mutlak ikan nilem. Berdasarkan hasil penelitian ini, nilem dapat dikategorikan sebagai pemakan tumbuhan (herbivora) dengan cara memakan perifiton yang melekat pada jaring. Bacillariophyceae dan Chlorophyceae merupakan pakan utama bagi nilem, dengan indeks proponderan Bacillariophyceae sebesar 44,09%, Chlorophyceae sebesar 40,06% dan Cyanophyceae sebagai pakan pelengkap dengan indeks proponderannya 15,85%. &#xA0;Hasil pengukuran parameter kualitas air yaitu suhu, DO, pH, dan nitrat, menunjukkan bahwa perairan waduk Ir. H. Djuanda masih layak untuk budidaya nilem. Nilem yang dipelihara di KJA tanpa diberi pakan buatan hanya memakan pakan alami perifiton dan plankton di air, menunjukkan pertambahan bobot yang relative hampir sama dengan yang diberi pakan buatan sebanyak 2 %.</description><publisher lang="id-ID">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2011-03-01</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/509</identifier><source lang="en-US">Jurnal Akuatika; Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuatika</source><source lang="id-ID">Jurnal Akuatika; Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuatika</source><source>0853-2523</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/509/595</relation><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2016 Jurnal Akuatika</rights><recordID>article-509</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author Ekawati, Dian
Astuty, Sri
Dhahiyat, Yayat
title Studi Kebiasaan Makan Nilem (Osteochilus hasselti C.V.) yang dipelihara pada Karamba Jaring Apung di Waduk Ir. H. Djuanda, Jawa Barat
publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
publishDate 2011
url http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/509
http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/509/595
contents Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni 2010 sampai dengan bulan Agustus 2010, yang bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan ikan nilem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pada tiga stasiun pengamatan dimana ikan nilem dipelihara dalam Karamba Jaring Apung (KJA) yaitu KJA-1 (Ikan nilem yang dipelihara tidak diberi pakan buatan), KJA-2 (Ikan nilem yang dipelihara diberi pakan buatan sebanyak 2%) dan KJA-3 (Ikan nilem yang dipelihara diberi pakan buatan sebanyak 4%). Sampling perifiton dan kualitas air dilakukan setiap minggu atau lima kali selama penelitian. Sampling ikan dilakukan satu kali pada akhir penelitian, untuk mengetahui jenis pakan yang dimakan oleh ikan nilem atau kebiasaan makan ikan nilem, serta pertumbuhan mutlak ikan nilem. Berdasarkan hasil penelitian ini, nilem dapat dikategorikan sebagai pemakan tumbuhan (herbivora) dengan cara memakan perifiton yang melekat pada jaring. Bacillariophyceae dan Chlorophyceae merupakan pakan utama bagi nilem, dengan indeks proponderan Bacillariophyceae sebesar 44,09%, Chlorophyceae sebesar 40,06% dan Cyanophyceae sebagai pakan pelengkap dengan indeks proponderannya 15,85%. Hasil pengukuran parameter kualitas air yaitu suhu, DO, pH, dan nitrat, menunjukkan bahwa perairan waduk Ir. H. Djuanda masih layak untuk budidaya nilem. Nilem yang dipelihara di KJA tanpa diberi pakan buatan hanya memakan pakan alami perifiton dan plankton di air, menunjukkan pertambahan bobot yang relative hampir sama dengan yang diberi pakan buatan sebanyak 2 %.
software_str ojs
id IOS56.article-509
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
library_id 16
collection Jurnal Akuatika
repository_id 56
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS56
first_indexed 2017-02-01T13:03:09Z
last_indexed 2017-02-01T13:03:09Z
recordtype dc
_version_ 1561211803272216576
score 12.0878725