Variabilitas Genetik dan Daya Gabung Umum Galur-Galur Murni Jagung Melalui Analisis Topcross

Main Authors: Susanto, Untung, Baihaki, Achmad, Setiamihardja, Ridwan, Haryanto, Totok Agung Dwi
Other Authors: Tim Manajemen program beasiswa URGE (University Research Graduate Education)
Format: Article info Journal
Published: Zuriat , 2015
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/zuriat/article/view/6679
ctrlnum article-6679
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Variabilitas Genetik dan Daya Gabung Umum Galur-Galur Murni Jagung Melalui Analisis Topcross</title><creator>Susanto, Untung</creator><creator>Baihaki, Achmad</creator><creator>Setiamihardja, Ridwan</creator><creator>Haryanto, Totok Agung Dwi</creator><description lang="id-ID">Merakit sebuah varietas jagung hibrida memerlukan jumlah galur murni yang sangat besar, padahal hanya sedikit sekali galur yang memiliki daya gabung yang tinggi, untuk dapat digunakan sebagai tetua hibrida superior. Topcross adalah metode seleksi daya gabung umum galur murni yang efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi variabilitas genetik dan daya gabung umum masing-masing galur murni untuk menyeleksi galur-galur murni terbaik yang akan dilanjutkan dalam uji dialel. Bahan dalam percoabaan ini adalah galur-galur murni populasi 3 dan populasi 4 diambil dari koleksi galur murni laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Penelitian ekperimental dilaksanakan dalam tiga musim tanam. Musim pertama dilaksanakan untuk melakukan selfing terhadap galur-galur murni, musim kedua untuk melakukan persilangan dengan tester dan yang ketiga untuk menganalisa hibrida hasil&#xA0;topcross. Sejumlah 142 hibrida dianalisa untuk mengevaluasi penampilan galurgalur murni. Hasil percobaan mengindikasikan bahwa hampir seluruh karakter yang diamati memiliki variabilitas genetic yang luas (bobot panen kering, bobot pipilan, jamlah baris biji per tongkol, bobot 100 biji, jumlah daun, panjang batang dan buku tongkol produktif). Sepuluh galur murni direkomendasikan untuk uji lebih lanjut dalam persilangan dialel. Kesepuluh galur murni tersebut adalah : nomor kode 296, 58, 118b, 53, 207, 82, 20, 108, 301, and 276.</description><publisher lang="en-US">Zuriat</publisher><publisher lang="id-ID">Zuriat</publisher><contributor lang="id-ID">Tim Manajemen program beasiswa URGE (University Research Graduate Education)</contributor><date>2015-09-13</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/zuriat/article/view/6679</identifier><source lang="en-US">Zuriat; Vol 12, No 1 (2001)</source><source lang="id-ID">Zuriat; Vol 12, No 1 (2001)</source><source>0853-0808</source><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2016 Zuriat</rights><recordID>article-6679</recordID></dc>
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Journal:Journal
author Susanto, Untung
Baihaki, Achmad
Setiamihardja, Ridwan
Haryanto, Totok Agung Dwi
author2 Tim Manajemen program beasiswa URGE (University Research Graduate Education)
title Variabilitas Genetik dan Daya Gabung Umum Galur-Galur Murni Jagung Melalui Analisis Topcross
publisher Zuriat
publishDate 2015
url http://jurnal.unpad.ac.id/zuriat/article/view/6679
contents Merakit sebuah varietas jagung hibrida memerlukan jumlah galur murni yang sangat besar, padahal hanya sedikit sekali galur yang memiliki daya gabung yang tinggi, untuk dapat digunakan sebagai tetua hibrida superior. Topcross adalah metode seleksi daya gabung umum galur murni yang efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi variabilitas genetik dan daya gabung umum masing-masing galur murni untuk menyeleksi galur-galur murni terbaik yang akan dilanjutkan dalam uji dialel. Bahan dalam percoabaan ini adalah galur-galur murni populasi 3 dan populasi 4 diambil dari koleksi galur murni laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Penelitian ekperimental dilaksanakan dalam tiga musim tanam. Musim pertama dilaksanakan untuk melakukan selfing terhadap galur-galur murni, musim kedua untuk melakukan persilangan dengan tester dan yang ketiga untuk menganalisa hibrida hasil topcross. Sejumlah 142 hibrida dianalisa untuk mengevaluasi penampilan galurgalur murni. Hasil percobaan mengindikasikan bahwa hampir seluruh karakter yang diamati memiliki variabilitas genetic yang luas (bobot panen kering, bobot pipilan, jamlah baris biji per tongkol, bobot 100 biji, jumlah daun, panjang batang dan buku tongkol produktif). Sepuluh galur murni direkomendasikan untuk uji lebih lanjut dalam persilangan dialel. Kesepuluh galur murni tersebut adalah : nomor kode 296, 58, 118b, 53, 207, 82, 20, 108, 301, and 276.
software_str ojs
id IOS52.article-6679
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Pertanian
library_id 21
collection ZURIAT
repository_id 52
subject_area Pertanian
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS52
first_indexed 2017-01-27T03:18:49Z
last_indexed 2017-01-27T03:32:33Z
recordtype dc
_version_ 1561211484313223168
score 12.0878725