Konflik versus Kooperasi: Upaya Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok Selatan dan Integrasi ASEAN ke Iklim Ekonomi Global

Main Author: Pratama, Garry Gumelar
Format: Article info application/pdf Journal
Bahasa: ind
Terbitan: Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran , 2016
Subjects:
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/9330
http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/9330/4267
ctrlnum article-9330
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Konflik versus Kooperasi: Upaya Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok Selatan dan Integrasi ASEAN ke Iklim Ekonomi Global</title><creator>Pratama, Garry Gumelar</creator><subject lang="id-ID">konflik; kooperasi; penyelesaian sengketa; Laut Tiongkok Selatan; integrasi ASEAN.</subject><description lang="id-ID">Negara-negara ASEAN tengah mencanangkan untuk melaksanakan integrasi ekonomi, tak hanya intra-regional namun juga integrasi regional terhadap iklim ekonomi global. Namun demikian, negara-negara ASEAN sampai saat ini masih menghadapi sengketa internasional mengenai Laut Tiongkok Selatan. Sengketa antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok tersebut dianggap sebagai sengketa yang paling rumit pada abad ke-21. Terlebih lagi, Tiongkok cenderung untuk menghindari hukum internasional dalam isu tersebut. Tulisan ini akan menganalisi bagaimana Sengketa Laut Tiongkok Selatan yang sulit diselesaikan dengan hukum internasional dapat menghambat integrasi ASEAN ke iklim ekonomi global. Dalam hal ini, peran serta ASEAN dalam menyelesaikan masalah sengketa internasional harus diberikan porsi yang sama besarnya dengan upaya integrasi ekonomi. Untuk itu, artikel ini juga akan berusaha mencari model penyelesaian sengketa internasional yang dapat dilakukan ASEAN untuk meredam konflik dan mendorong kesuksesan integrasi ekonomi ASEAN ke iklim ekonomi global.Conflict v. Cooperation: The South China Sea Dispute Settlement and ASEAN Integration to Global EconomicAbstractASEAN is planning to implement an economic integration, not only intra-regional economic integration but also integration to the global economic. Nevertheless, ASEAN countries up until now are still facing international disputes concerning the South China Sea. The dispute between ASEAN countries and China is regarded as the most complex dispute in the 21st Century. Moreover, China tends to avoid international law in the issue. This paper will analyze how the complicated South China Sea international dispute may impede ASEAN integration to the global economic. In this regard, the role of ASEAN in resolving the international dispute should be given the same portion as economic integration e&#xFB00;orts. To that end, this article will also seek international dispute resolution model that can be used by ASEAN to reduce conflict and enhance the success of ASEAN's economic integration to the global economic.&#xA0;DOI: https://doi.org/10.22304/pjih.v3n1.a2</description><publisher lang="id-ID">Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2016-08-25</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/9330</identifier><source lang="id-ID">PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law); Vol 3, No 1 (2016): PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law); 24-42</source><source>2442-9325</source><source>2460-1543</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/9330/4267</relation><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2016 Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum</rights><rights lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</rights><recordID>article-9330</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author Pratama, Garry Gumelar
title Konflik versus Kooperasi: Upaya Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok Selatan dan Integrasi ASEAN ke Iklim Ekonomi Global
publisher Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
publishDate 2016
topic konflik
kooperasi
penyelesaian sengketa
Laut Tiongkok Selatan
integrasi ASEAN
url http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/9330
http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/9330/4267
contents Negara-negara ASEAN tengah mencanangkan untuk melaksanakan integrasi ekonomi, tak hanya intra-regional namun juga integrasi regional terhadap iklim ekonomi global. Namun demikian, negara-negara ASEAN sampai saat ini masih menghadapi sengketa internasional mengenai Laut Tiongkok Selatan. Sengketa antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok tersebut dianggap sebagai sengketa yang paling rumit pada abad ke-21. Terlebih lagi, Tiongkok cenderung untuk menghindari hukum internasional dalam isu tersebut. Tulisan ini akan menganalisi bagaimana Sengketa Laut Tiongkok Selatan yang sulit diselesaikan dengan hukum internasional dapat menghambat integrasi ASEAN ke iklim ekonomi global. Dalam hal ini, peran serta ASEAN dalam menyelesaikan masalah sengketa internasional harus diberikan porsi yang sama besarnya dengan upaya integrasi ekonomi. Untuk itu, artikel ini juga akan berusaha mencari model penyelesaian sengketa internasional yang dapat dilakukan ASEAN untuk meredam konflik dan mendorong kesuksesan integrasi ekonomi ASEAN ke iklim ekonomi global.Conflict v. Cooperation: The South China Sea Dispute Settlement and ASEAN Integration to Global EconomicAbstractASEAN is planning to implement an economic integration, not only intra-regional economic integration but also integration to the global economic. Nevertheless, ASEAN countries up until now are still facing international disputes concerning the South China Sea. The dispute between ASEAN countries and China is regarded as the most complex dispute in the 21st Century. Moreover, China tends to avoid international law in the issue. This paper will analyze how the complicated South China Sea international dispute may impede ASEAN integration to the global economic. In this regard, the role of ASEAN in resolving the international dispute should be given the same portion as economic integration efforts. To that end, this article will also seek international dispute resolution model that can be used by ASEAN to reduce conflict and enhance the success of ASEAN's economic integration to the global economic. DOI: https://doi.org/10.22304/pjih.v3n1.a2
software_str ojs
id IOS42.article-9330
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Hukum
library_id 2
collection PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law)
repository_id 42
subject_area Hukum
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS42
first_indexed 2017-01-27T03:16:28Z
last_indexed 2017-01-27T03:36:39Z
recordtype dc
_version_ 1561211097828032512
score 13.034448