Grand Design Politik Hukum Pidana dan Sistem Hukum Pidana Indonesia Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945

Main Author: Marbun, Rocky
Format: Article info application/pdf Journal
Bahasa: ind
Terbitan: Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran , 2014
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/7095
http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/7095/3324
ctrlnum article-7095
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">Grand Design Politik Hukum Pidana dan Sistem Hukum Pidana Indonesia Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945</title><creator>Marbun, Rocky</creator><subject lang="id-ID"/><description lang="id-ID">AbstrakPolitik hukum nasional telah menetapkan Indonesia sebagai negara yang berlandaskan hukum (rechtsstaat), sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Konsep Negara hukum tersebut mengacu kepada jiwa bangsa (volkgeist) yang termuat dalam Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan sebagai sumber dari segala sumber hukum dan penyangga konstitusionalisme. Sistem hukum pidana sebagai bentuk perwujudan politik hukum pidana sudah seharusnya dibentuk dengan penjiwaan UUD 1945 sebagai landasan yuridis. Konsekuensinya, sistem hukum pidana harus dijabarkan secara konkret pada setiap peraturan perundang-undangan. Namun demikian, penjiwaan Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan dalam sistem hukum pidana hingga saat ini belum terwujud dengan baik, misalnya adanya adopsi unsur-unsur asing. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka pembentukan politik hukum pidana dan rancangan sistem hukum pidana nasional hendaknya membatasi keberlakuan unsur asing berdasarkan konsep harmonisasi dan sinkronisasi dengan volkgeist&#xA0;Indonesia yang termuat dalam Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan.Kata Kunci: politik hukum pidana, sistem hukum pidana, Pancasila, Proklamasi, jiwa bangsa (volkgeist).Grand Design of the Legal Policy of Criminal Law and Indonesian Criminal Legal&#xA0;System Based on Pancasila and the 1945 Constitution of the Republic of IndonesiaAbstractThe national legal policy has determined that Indonesia is a state based on Rule of Law, as&#xA0;provided in Article 1 paragraph (3) of the 1945 Indonesian Constitution. The concept of Legal&#xA0;State should also refer to the national spirit (volkgeist), as reflected in Pancasila and the&#xA0;Independence Proclamation as the primary source of Law and pillars of constitutionalism.&#xA0;Criminal law system as an enactment of legal policy of criminal law should be formulated&#xA0;based on the 1945 Indonesian Constitution as its juridical basis. Consequently, the criminal&#xA0;legal system must be translated concretely into any legislation considered part of criminal law.&#xA0;However, the formation of Pancasila and the Independence Proclamation has not been&#xA0;actualized properly, for instance: the adoption of foreign elements. Therefore, the national&#xA0;formation and design of the politics of criminal law and criminal legal system should limit those&#xA0;elements based on the concept of harmonization and synchronization with the volkgeist&#xA0;reflected in Pancasila and the Independence Proclamation.Keywords: political criminal law, criminal legal system, Pancasila, Proclamation, national&#xA0;spirit (volkgeist)DOI: https://doi.org/10.22304/pjih.v1n3.a8</description><publisher lang="id-ID">Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2014-12-27</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/7095</identifier><source lang="id-ID">PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law); Vol 1, No 3 (2014): PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law)</source><source>2442-9325</source><source>2460-1543</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/7095/3324</relation><rights lang="id-ID">Copyright (c) 2014 Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum</rights><rights lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</rights><recordID>article-7095</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author Marbun, Rocky
title Grand Design Politik Hukum Pidana dan Sistem Hukum Pidana Indonesia Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945
publisher Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
publishDate 2014
url http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/7095
http://jurnal.unpad.ac.id/pjih/article/view/7095/3324
contents AbstrakPolitik hukum nasional telah menetapkan Indonesia sebagai negara yang berlandaskan hukum (rechtsstaat), sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Konsep Negara hukum tersebut mengacu kepada jiwa bangsa (volkgeist) yang termuat dalam Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan sebagai sumber dari segala sumber hukum dan penyangga konstitusionalisme. Sistem hukum pidana sebagai bentuk perwujudan politik hukum pidana sudah seharusnya dibentuk dengan penjiwaan UUD 1945 sebagai landasan yuridis. Konsekuensinya, sistem hukum pidana harus dijabarkan secara konkret pada setiap peraturan perundang-undangan. Namun demikian, penjiwaan Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan dalam sistem hukum pidana hingga saat ini belum terwujud dengan baik, misalnya adanya adopsi unsur-unsur asing. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka pembentukan politik hukum pidana dan rancangan sistem hukum pidana nasional hendaknya membatasi keberlakuan unsur asing berdasarkan konsep harmonisasi dan sinkronisasi dengan volkgeist Indonesia yang termuat dalam Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan.Kata Kunci: politik hukum pidana, sistem hukum pidana, Pancasila, Proklamasi, jiwa bangsa (volkgeist).Grand Design of the Legal Policy of Criminal Law and Indonesian Criminal Legal System Based on Pancasila and the 1945 Constitution of the Republic of IndonesiaAbstractThe national legal policy has determined that Indonesia is a state based on Rule of Law, as provided in Article 1 paragraph (3) of the 1945 Indonesian Constitution. The concept of Legal State should also refer to the national spirit (volkgeist), as reflected in Pancasila and the Independence Proclamation as the primary source of Law and pillars of constitutionalism. Criminal law system as an enactment of legal policy of criminal law should be formulated based on the 1945 Indonesian Constitution as its juridical basis. Consequently, the criminal legal system must be translated concretely into any legislation considered part of criminal law. However, the formation of Pancasila and the Independence Proclamation has not been actualized properly, for instance: the adoption of foreign elements. Therefore, the national formation and design of the politics of criminal law and criminal legal system should limit those elements based on the concept of harmonization and synchronization with the volkgeist reflected in Pancasila and the Independence Proclamation.Keywords: political criminal law, criminal legal system, Pancasila, Proclamation, national spirit (volkgeist)DOI: https://doi.org/10.22304/pjih.v1n3.a8
software_str ojs
id IOS42.article-7095
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Hukum
library_id 2
collection PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law)
repository_id 42
subject_area Hukum
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS42
first_indexed 2017-01-27T03:16:28Z
last_indexed 2017-01-27T03:36:39Z
recordtype dc
_version_ 1561211097800769536
score 13.034448