PENGARUH KECEPATAN AGITASI TERHADAP TINGKAT DEMINERALISASI KULIT UDANG PADA TAHAPAN EKSTRAKSI KITIN SECARA BIOLOGIS

Main Author: -, Junianto
Other Authors: LPPM UNPAD
Format: Article info application/pdf Journal
Language: ind
Published: DRPM Unpad , 2010
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/bionatura/article/view/7680
http://jurnal.unpad.ac.id/bionatura/article/view/7680/3550
Table of Contents:
  • Proses demineralisasi adalah salah satu tahapan ekstraksi kitin dari kulit udang. Pada penelitian ini, proses demineralisasi dilakukan secara biologis melalui fermentasi asam laktat. Isolat bakteri yang digunakan adalah Lactobacillus acidophillus FNCC 116. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecepatan agitasi untuk memperoleh tingkat penghilang mineral yang maksimal pada proses demineralisasi kulit udang. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan kecepatan agitasi yaitu 0, 50, dan 100putaran per menit (rpm). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan agitasi untuk mendapatkan tingkat penghilang mineral maksimal pada proses demineralasasi kulit udang adalah 50 rpm. Tingkat penghilangan mineral dinyatakan dengan tingkat penurunan kandungan abu; imana pada kecepatan agitasi 50 rpm, penurunan kandungan abunya 97,42%.Kata kunci : Demineralisasi, kitin, kulit, udang, biologis.