Pemanfaatan Tanaman Eceng-Ecengan (Ponteridaceae) sebagai Agen Fitoremediasi dalam Pengolahan Limbah Krom

Main Authors: Putri, Yola Desnera, Holik, Holis Abdul, Musfiroh, Ida, Aryanti, Anisa D.
Format: Article info application/pdf eJournal
Language: ind
Published: Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology , 2014
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/ijpst/article/view/7510
http://jurnal.unpad.ac.id/ijpst/article/view/7510/3443
Table of Contents:
  • Permasalahan pencemaran air yang disebabkan oleh limbah krom industri penyamakan kulit di kawasan Sukaregang, Kabupaten Garut perlu diolah dengan teknik fitoremediasi dengan tanaman dari keluarga Ponteridaceae. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui kadar penyerapan tanaman eceng-ecengan dan menentukan eceng mana yang paling efektif menyerap krom. Penelitian ini dilakukan dengan tahap pengumpulan bahan dan determinasi tanaman eceng-ecengan, pengolahan limbah dengan fitoremediasi selama 21 hari, dan analisis kadar krom dengan spektrofotometer serapan atom. Kapasitas penyerapan Eichhornia crassipes Solm., Heteranthera peduncularis, dan Monochoria vaginalis adalah 1,5395; 0,5728; dan 0,1057 μg/g. Berdasarkan uji Duncan, disimpulkan bahwa Eichhornia crassipes Solm. merupakan tanaman eceng paling efektif yang memiliki kemampuan paling tinggi dalam menyerap logam krom limbah penyamakan kulit. Kata kunci: Eichhornia crassipes Solm., fitoremediasi, Heteranthera peduncularis, krom, Monochoria vaginalis
  • Water pollution caused by waste chrome leather tanning industry at Sukaregang, Garut Regency should be done by phytoremediation technique using plants from Ponteridaceae family. This research needs to know the level of absorption of Ponteridaceae plants and determine which one is the most effective to absorb chrome. The phase of this research is by gathering materials and determination of the Ponteridaceae plants, waste treatment with phytoremediation in 21 days, and analysis of chromium levels with an atomic absorption spectrophotometer. The absorption capacity of Eichhornia crassipes Solm., Heteranthera peduncularis and Monochoria vaginalis are 1.5395; 0.5728, and 0.1057 μg/g. Based on the Duncan test, it is concluded that Eichhornia crassipes Solm. is the most effective among them with the highest ability to absorb metal chrome tannery wastes. Keywords: Chrome, Eichhornia crassipes Solm., Heteranthera peduncularis, Monochoria vaginalis, phytoremediation