ANALISIS KADAR KAPSAISIN DARI EKSTRAK “BON CABE” DENGAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)

Main Authors: WIRA KUSUMA, ARIF SATRIA, Rosalina, Grabiella
Format: Article info application/pdf Journal
Language: ind
Published: Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran , 2016
Subjects:
Online Access: http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/9286
http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/9286/4160
ctrlnum article-9286
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">ANALISIS KADAR KAPSAISIN DARI EKSTRAK &#x201C;BON CABE&#x201D; DENGAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)</title><creator>WIRA KUSUMA, ARIF SATRIA</creator><creator>Rosalina, Grabiella</creator><subject lang="id-ID">Analisis Kimia Farmasi Makanan</subject><subject lang="id-ID">Kapsaisinoid, kromatografi, kromatografi cair kinerja tinggi</subject><subject lang="id-ID"/><description lang="id-ID">Kapsaisinoid adalah kelompok senyawa amida dari vanililamin dengan asam lemak rantai bercabang yang&#xA0; merupakan&#xA0; penyebab rasa pedas dari cabai. Pengujian kandungan kapsaisin pada sampel dilakukan dengan&#xA0; tiga tahap, yaitu penentuan kurva baku standar, preparasi sampel cabai dan analisis sampel dengan istrumen KCKT. Penentuan kurva baku standar kapsaisin dilakukan dengan cara mengencerkan standar kapsaisin dari konsentrasi 200 ppm menjadi 40 ppm, 20 ppm, 10 ppm, 5 ppm, 2 ppm, dan 1 ppm menggunakan pelarut metanol: air (7 : 3). Sampel pengujian dipersiapkan dengan cara mencampurkan bubuk cabai dan kloroform sebanyak 8 ml yang disentrifugasi selama 5 menit pada kecepatan 3000 rpm, kemudian supernatan yang dihasilkan dalam&#xA0; proses sentrifugasi dimasukkan kedalam vial dan dikeringkan hingga seluruh kloroform menguap. Sampel yang diperoleh diuji dengan menggunakan&#xA0; KCKT. Berdasarkan kromatogram hasil pengujian dengan menggunakan KCKT, didapatkan nilai AUC sebesar 40195 pada 227 nm dan 112344 pada 281 nm. Kadar kapsaisin pada sampel bubuk cabe &#x201C;Bon Cabe&#x201D; (No Batch 8995899250143) yang ditentukan melalui nilai AUC adalah &#xA0;&#xA0;2,06 &#xA0;ppm &#xA0;pada panjang gelombang 227 nm dan 16,8 ppm pada panjang gelombang 281 nm.</description><publisher lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran</publisher><contributor lang="id-ID"/><date>2016-08-11</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/9286</identifier><source lang="id-ID">Farmaka; Vol 14, No 2 (2016)</source><source lang="en-US">Farmaka; Vol 14, No 2 (2016)</source><source>2089-9157</source><source>1693&#x2013;1424</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/9286/4160</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2016 ARIF SATRIA WIRA KUSUMA</rights><recordID>article-9286</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author WIRA KUSUMA, ARIF SATRIA
Rosalina, Grabiella
title ANALISIS KADAR KAPSAISIN DARI EKSTRAK “BON CABE” DENGAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)
publisher Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
publishDate 2016
topic Analisis Kimia Farmasi Makanan
Kapsaisinoid
kromatografi
kromatografi cair kinerja tinggi
url http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/9286
http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/9286/4160
contents Kapsaisinoid adalah kelompok senyawa amida dari vanililamin dengan asam lemak rantai bercabang yang merupakan penyebab rasa pedas dari cabai. Pengujian kandungan kapsaisin pada sampel dilakukan dengan tiga tahap, yaitu penentuan kurva baku standar, preparasi sampel cabai dan analisis sampel dengan istrumen KCKT. Penentuan kurva baku standar kapsaisin dilakukan dengan cara mengencerkan standar kapsaisin dari konsentrasi 200 ppm menjadi 40 ppm, 20 ppm, 10 ppm, 5 ppm, 2 ppm, dan 1 ppm menggunakan pelarut metanol: air (7 : 3). Sampel pengujian dipersiapkan dengan cara mencampurkan bubuk cabai dan kloroform sebanyak 8 ml yang disentrifugasi selama 5 menit pada kecepatan 3000 rpm, kemudian supernatan yang dihasilkan dalam proses sentrifugasi dimasukkan kedalam vial dan dikeringkan hingga seluruh kloroform menguap. Sampel yang diperoleh diuji dengan menggunakan KCKT. Berdasarkan kromatogram hasil pengujian dengan menggunakan KCKT, didapatkan nilai AUC sebesar 40195 pada 227 nm dan 112344 pada 281 nm. Kadar kapsaisin pada sampel bubuk cabe “Bon Cabe” (No Batch 8995899250143) yang ditentukan melalui nilai AUC adalah 2,06 ppm pada panjang gelombang 227 nm dan 16,8 ppm pada panjang gelombang 281 nm.
software_str ojs
id IOS14.article-9286
institution Universitas Padjadjaran
institution_id 454
institution_type library:university
library
library Fakultas Farmasi
library_id 19
collection Farmaka
repository_id 14
subject_area farmasi
city BANDUNG
province JAWA BARAT
repoId IOS14
first_indexed 2017-01-27T03:36:38Z
last_indexed 2017-01-27T03:36:38Z
recordtype dc
_version_ 1561211609815187456
score 12.0878725