Peran Morfotektonik DAS Dalam Pengembangan Potensi Energi Mikro Hidro Di Cianjur-garut Bagian Selatan

Main Authors: Sukiyah, , E., , Sulaksana, , N., , Hendarmawan., , Rosana, , M.F, , -, Sukiyah, E, -, Sulaksana, N., -, Hendarmawan, -, Rosana, M.F
Penulis Lain: LPPM UNPAD
Format: Article NonPeerReviewed Buku
Bahasa: eng
ind
Diterbitkan: DRPM Unpad , 2012
Subjects:
Online Access: http://repository.unpad.ac.id/16927/1/pustaka_unpad_peran_morfotektonik_DAS.pdf
http://repository.unpad.ac.id/16927/
http://jurnal.unpad.ac.id/bionatura/article/view/7592
http://jurnal.unpad.ac.id/bionatura/article/view/7592/3485
Daftar Isi:
  • Geomorfologi kawasan Cianjur-Garut bagian selatan berupa pegunungan dengan kemiringan lereng landai hingga terjal. Sebagian wilayah memiliki anak-anak sungai berlembah sempit dan berjeram sehingga potensi sumber daya air di kawasan ini termasuk berlimpah. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi mikro hidro. Permasalahan yang diteliti adalah sejauh mana peran karakteristik geomorfologi akibat proses tektonik dalam pengembangan potensi energi mikro hidro. Sistematika penelitian didasarkan alas pola pikir bahwa peristiwa geologi masa lampau mcnghasilkan karakteristik gcomorfologi tertentu. Bentuk geomorfologi dikontrol oleh tektonik, seperti diperlihatkan oleh karakteristik geomorfologi di Cianjur-Garut bagian selatan. Beragam parameter morfotektonik DAS dapat menjadi indikator untuk mendeteksi potensi energi mikro hidro. Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dikontrol oleh tektonik memiliki bentuk ramping. Jaringan pengaliran berpola menangga, dengan orde sungai 1 dan 2. Kondisi ini memungkinkan debit air permukaan relatif besar dengan elevasi jatuhan yang tinggi. Pendekatan probabilistik digunakan dalam analisis data. Basil analisis data karakteristik geomorfologi antara DAS Cipandak dan Cikaingan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Fenomena tersebut mengakibatkan perbedaan potensi energi mikro hidro di kedua DAS. The geomorphology in southern pan of Cianjur-Garut areas is mountainous with gentle to steep slopes. A part of landforms with many tributary rivers has narrow valley and rapids. The potency of water resources in these areas is abundance. It is a great advantage as a source of micro hydro electric power. The problem of this research is how far is the role of geomorphologic characters as tectonic product toward the development of potency for micro hydro electric power. This Research was designed based on the paradigm that the past geological event will develop a certain typical landfonn in present. In the study area, it was shown that the geomorphologic units were controlled by tectonic activities. Various parameters of drainage basin morphotcctonic could become indicator for micro hydro power potency. The drainage basin controlled by tectonic has usually a narrow shape. The major river and its tributaries showed trellis pattern. which consisted of the I and 2' order of the rivers. They generated high discharge and head. Probabilistic approach was used in data analysis, and showed that geomorphologic character between Cipandak and Cikaingan drainage basins had significant difference statistically. This difference means that the potency for micro hydro electric power was different for both of those drainage basins.
  • Geomorfologi kawasan Cianjur-Garut bagian selatan berupa pegunungan dengan kemiringan lereng landai hingga terjal. Sebagian wilayah memiliki anak-anak sungai berlembah sempit dan berjeram sehingga potensi sumberdaya air di kawasan ini termasuk berlimpah. Potensi tersebut dapat dimanfaatkansebagai sumber energi mikro hidro. Permasalahan yang diteliti adalah sejauh mana peran karakteristik geomorfologi akibat proses tektonik dalam pengembangan potensi energi mikro hidro. Sistematika penelitian didasarkan atas pola pikir bahwa peristiwa geologi masa lampau menghasilkan karakteristik geomorfologi tertentu. Bentuk geomorfologi dikontrol oleh tektonik, seperti diperlihatkan oleh karakteristik geomorfologi di Cianjur-Garut bagian selatan. Beragam parameter morfotektonik DAS dapat menjadi indikator untuk mendeteksi potensi energi mikro hidro. Daerah Aliran Sungai (DAS)yang dikontrol oleh tektonik memiliki bentuk ramping. Jaringan pengaliran berpola menangga, dengan orde sungai 1 dan 2. Kondisi ini memungkinkan debit air permukaan relatif besar dengan elevasi jatuhan yang tinggi. Pendekatan probabilistik digunakan dalam analisis data. Hasil analisis data karakteristik geomorfologi antara DAS Cipandak dan Cikaingan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Fenomena tersebut mengakibatkan perbedaan potensi energi mikro hidro di kedua DAS.Kata kunci: morfotektonik, DAS, mikro hidro